<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lehmann &#187; menguntungkan</title>
	<atom:link href="http://lehmannsblog.com/tag/menguntungkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lehmannsblog.com</link>
	<description>SERBA-SERBI BISNIS INTERNET</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 May 2012 15:43:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>BAGAIMANA MEMASARKAN BISNIS AFILIASI AGAR MENGUNTUNGKAN (Bagian II)</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-ii.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-ii</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-ii.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 09:13:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[future pasive income]]></category>
		<category><![CDATA[income]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan pembaca]]></category>
		<category><![CDATA[menguntungkan]]></category>
		<category><![CDATA[passive income]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan pasif]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan pasif masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[program afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[selera pembaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tulisan saya yang lalu telah dibahas 4 anjuran (tip) &#8220;Bagaimana Memasarkan Bisnis Afiliasi Agar Menguntungkan&#8221;. Berikut ini ada lagi beberapa tip tambahan untuk melengkapinya, sebagaimana saya janjikan. Bersikap selektif. Inti dari bersikap selektif adalah guna mendapatkan produk atau jasa yang sesuai untuk bisnis afiliasi Anda, &#8211; dalam hubungannya dengan kebutuhan dan selera pembaca -, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam <a href="http://lehmannsblog.com/2009/03/bagaimana-memasarkan-program-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-i">tulisan saya yang lalu</a> telah dibahas 4 anjuran (tip) &#8220;Bagaimana Memasarkan Bisnis Afiliasi Agar Menguntungkan&#8221;. Berikut ini ada lagi beberapa tip tambahan untuk melengkapinya, sebagaimana saya janjikan.</p>
<ul>
<li><strong>Bersikap selektif</strong>. Inti dari bersikap selektif adalah guna mendapatkan produk atau jasa yang sesuai untuk bisnis afiliasi Anda, &#8211; dalam hubungannya dengan kebutuhan dan selera pembaca -, iklan dan cara promosi yang paling efektif, disain grafik paling banyak &#8220;di-klik&#8221;. Jika perlu, ubahlah dan cobalah text maupun disain yang berbeda. Bukan mustahil pelaksanaannya akan makan waktu bukan sedikit untuk mendapatkan &#8220;formula&#8221; yang terbaik. Bukan mustahil pula Anda akan perlu mengganti iklan secara teratur untuk &#8220;memikat&#8221; perhatian.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Bandingkan Beberapa Program yang berbeda. </strong>Dari beberapa <span id="more-101"></span>program yang Anda bandingkan pilihlah program yang sesuai dengan tujuan Anda, dan <strong>yang terpenting adalah</strong> produk, yang menurut &#8220;hati nurani&#8221; Anda, <strong>banyak dibutuhkan.</strong> Jika tidak sesuai tak ada salahnya mencoba yang lain. Anda akan melihat program-program itu berbeda satu dari lainnya, baik, produknya, jasa pelayanan maupun struktur pembayarannya (besarnya komisi, tenggang waktu pembayaran, hak-hak pembeli, diskon, bonus dsb). Kadang ada yang memberikan hak penjualan kembali (resale / resell) seumur hidup tapi ada juga yang membatasinya. Di antara program itu banyak yang memberikan perangkat iklan yang flexibel baik ukuran/format maupun warna untuk disesuaikan dengan warna dan disain situs Anda. Anda perlu juga melihat siapa yang akan dijadikan sumber afiliasi Anda. Apakah informasinya cukup &#8220;terbuka&#8221; (transparan).</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Isi Tulisan Tanpa Kadaluwarsa. </strong>Jika pengunjung menjumpai tulisan bertanggal lama, kecenderungannya mereka akan segera meninggalkannya. Padahal tulisan Anda yang lama masih dapat dibuat bernilai sejalan dengan waktu meskipun tidak lagi berada di halaman depan (frontpage). <strong>Topik yang berlaku sepanjang waktu</strong> adalah salah satu cara tulisan Anda tidak kadaluwarsa. Kita tahu, informasi selalu ada yang baru seiring perjalananan waktu, sehingga tulisan yang relevan senantiasa berubah cepat. Namun dengan mengkaitkannya (dengan membubuhkan &#8220;link&#8221;) pada tulisan lama yang sudah di-update dapat memperpanjang usia relevansi tulisan Anda. Mungkin Anda seringkali memperhatikan berbagai tatanan (platform) yang menampilkan &#8220;<em>most recent posts</em>&#8221; (artikel terbaru), &#8220;<em>most popular posts</em>&#8221; (artikel terpopuler) atau &#8220;<em>related articles</em>&#8221; (artikel terkait) sehingga memberikan peluang untuk artikel lama tetap dapat diakses. Dengan demikian artikel Anda yang lama akan menghasilkan uang sepanjang masa.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Bersikap sabar. </strong>Inti dari bersikap sabar adalah untuk mencapai &#8220;<em>passive income</em>&#8221; bukan seketika (<em>intant</em>), melainkan dalam jangka panjang (masa depan). Kenyataan membuktikan bahwa keberhasilan Bisnis Afiliasi berlangsung sejalan dengan waktu, bukan dalam seketika. Mungkin Anda ingat, ada program afiliasi yang menawarkan &#8220;penghasilan seumur hidup&#8221;. Hal itu dimungkinkan karena seorang &#8220;pembeli yang Anda peroleh&#8221; akan menghasilkan uang bagi Anda meskipun dia tidak kembali kepada Anda sekalipun, asalkan Anda masih memelihara agar link referensi (<em>referral link</em>) Anda &#8220;tetap hidup&#8221; dalam artikel lama Anda, maka masih bisa menghasilkan. Agaknya perlu dicamkan, bahwa<strong> program afiliasi &#8220;bukan program cepat kaya&#8221;</strong>, melainkan memberikan peluang untuk berpenghasilan pasif masa depan (<em>future passive income</em>). Maka, kata kuncinya adalah KESABARAN.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Tetap semangat. </strong>Jangan pernah merasa bosan atau malas untuk mengelola dan mengembangkan bisnis Anda, dengan jalan memonitor kecenderungan dan menggali peluang baru. Anda akan ditinggal waktu, jika Anda berpuas diri dengan strategi Anda. Lengkapi diri Anda dengan informasi mutakhir (<em>up-to-date</em>) tentang program afiliasi Anda, seperti produk baru, unit iklan terbaru, pemasang iklan baru, dan perangkat iklan lainnya yang digunakan secara teratur waktunya untuk memperbiki manfaat dan penampilannya. Perubahan sekecil apapun akan memberi manfaat untuk memotivasi pembaca agar mengambil tindakan, &#8230; tentu yang sesuai dengan harapan Anda &#8230; kan?</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Utamakan Isi Tulisan. </strong>Yang terpenting dari yang penting adalah <strong>Isi Tulisan</strong> itu sendiri, yang harus menjadi prioritas pertama. Mengapa&#8230;? Isi tulisan Anda adala <strong>jiwa</strong> Anda dan merupakan jantung kelangsungan hidup situs Anda. Pembaca tidak akan datang karena isi tulisan Anda yang kurang bernilai, tidak bermanfaat, dsb. Pusatkan perhatian pada tulisan bermutu, yang mampu menggerakkan mesin penghasil uang. Jika Anda mengabaikannya, untuk menulis artikel bermutu, yang sesungguhnya bermanfaat untuk menghasilkan uang, Anda akan ditinggalkan para pembaca &#8230; dan kehilangan peluang untuk memperoleh penghasilan dari iklan Anda, baik yang berdasarkan CPM/PPM (<em>Cost Per Mille/Pay Per Mille</em>), CPC/PPC (<em>Cost Per Click/Pay Per Click</em>) maupun berdasarkan referensi (<em>referral</em>).</li>
</ul>
<p>Nah, Anda punya pendapat? Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="BAGAIMANA MEMASARKAN BISNIS AFILIASI AGAR MENGUNTUNGKAN (Bagian II)" url="http://lehmannsblog.com/?p=101"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-ii.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BAGAIMANA MEMASARKAN BISNIS AFILIASI AGAR MENGUNTUNGKAN (Bagian I)</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-i.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-i</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-i.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 12:45:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersikap membantu]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[CPC]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[menguntungkan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[terpercaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Besarnya penghasilan dari program afiliasi (affiliate program) sudah banyak dibicarakan orang. Meskipun demikian, saya merasa tidak ada salahnya untuk membahasnya, mengingat pentingnya pemasaran untuk membuat program afiliasi menjadi bisnis yang menguntungkan. Kuncinya sangat tergantung pada &#8220;keterlibatan pembaca/pengunjung situs&#8221;.  Berbeda dengan iklan yang menghasilkan uang, baik berdasarkan perhitungan penampilan (by impression) maupun pembayaran per klik (PPC=pay [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Besarnya penghasilan dari program afiliasi (affiliate program) sudah banyak dibicarakan orang. Meskipun demikian, saya merasa tidak ada salahnya untuk membahasnya, mengingat pentingnya pemasaran untuk membuat program afiliasi menjadi bisnis yang menguntungkan. Kuncinya sangat tergantung pada &#8220;keterlibatan pembaca/pengunjung situs&#8221;.  Berbeda dengan iklan yang menghasilkan uang, baik berdasarkan perhitungan penampilan (by impression) maupun pembayaran per klik (PPC=pay per click atau CPC=cost per click), afiliasi mendapat &#8220;bayaran&#8221; (komisi) hanya jika suatu &#8220;tindakan spesifik&#8221; terjadi. Tindakan spesifik dimaksud, boleh jadi suatu transaksi jual-beli atau pendaftaran untuk bergabung. Selain dari itu, Anda tidak mendapat apapun sebagai pembayaran sampai Anda berhasil &#8220;mengikat&#8221; pembaca Anda untuk bertindak (take action).</p>
<p>Sehubungan dengan hal itu, ada beberapa petunjuk penting agar pemasaran bisnis afiliasi mencapai sukses.</p>
<ul>
<li><strong>Mengenali pasar sasaran. </strong>Mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan pembaca / pengunjung situs merupakan cara paling berhasil digunakan untuk pemasaran program afiliasi. Untuk itu, <span id="more-96"></span>pikirkanlah untuk apa mereka datang ke situs Anda dan apakah Anda menyediakan produk yang mereka cari? Yakinkah Anda bahwa produk afiliasi yang Anda tawarkan adalah solusi bagi masalah yang dihadapi mereka? Misalnya, jika Anda menulis atau menawarkan program musik / lagu-lagu, jangan Anda menampilkan iklan tentang program afiliasi, &#8230; hanya karena program itu menghasilkan banyak uang, atau &#8230; Anda menampilkan iklan makanan hanya karena  semua orang butuh makan. Jadi &#8230;, semakin erat hubungan iklan itu dengan kepentingan pembaca Anda, semakin besar peluangnya untuk mereka gunakan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Bersikap terpercaya. </strong>Jika situs Anda kurang terpercaya, mereka akan segera meninggalkan situs Anda dan tidak akan kembali. Misalnya karena Anda mempromosikan produk yang Anda sendiri tidak yakin atas kualitas atau keberhasilannya. Atau Anda memanfaatkan peluang kunjungan mereka dengan menampilkan terlampau banyak iklan. Ingat bahwa para pengunjung situs Anda cukup banyak yang cerdik, mereka tahu jika mereka melihat link afiliasi. Sebaliknya jika situs Anda &#8220;terpercaya&#8221;, &#8230; yakinlah bahwa mereka akan menandainya dengan &#8220;bookmark&#8221; untuk kembali lain waktu.</li>
</ul>
<p><em>Catatan:</em> Saya sendiri juga berbuat seperti itu.<br />
Jika situs Anda &#8220;terpercaya&#8221;, &#8230; yakinlah situs Anda akan didatangi oleh &#8220;repeat visitors&#8221; (pengunjung ulangan / pelanggan setia), dan &#8230; pengunjung ulangan inilah yang menghasilkan arus pengunjung, karena mereka memberi &#8220;linkback&#8221; serta menyebarkan &#8220;berita&#8221; tentang situs Anda dan merekomendasikannya kepada yang lain. Jika mereka tidak percaya lagi, maka mereka tidak akan lagi membaca apapun yang ada di situs Anda.</p>
<ul>
<li><strong>Bersikap membantu. </strong>Pernah terjadi pada saya, karena ingin bersikap membantu, saya cantumkan daftar &#8220;bacaan&#8221; yang dapat dijadikan acuan bagi para pembaca. Namun, apa yang terjadi? Hal itu merupakan kesalahan yang &#8220;fatal&#8221;, mereka tidak berlama-lama di situs saya, cepat pergi dan malah mungkin &#8230; asyiiik &#8230; berada di situs yang linknya saya tampilkan.</li>
</ul>
<p><strong>Namun bagaimanapun, bersikap membantu sangat diperlukan</strong>, terutama dengan jalan membuat situs Anda berfungsi baik sebagai &#8220;sumber informasi&#8221;, &#8220;sumber pertolongan dalam memberikan informasi&#8221; dan &#8220;bermanfaat&#8221; bagi yang memerlukan informasi, terutama yang terkait dengan isi situs Anda.<br />
Jika Anda ingin merekomendasikan sebuah buku, buatlah review-nya, dan biarkan iklan afiliasinya yang mengantar mereka ke link yang dibutuhkannya. Itulah gunanya iklan afiliasi.</p>
<ul>
<li><strong>Bersikap transparan. </strong>Bersikap transparan merupakan hal yang sangat dihargai dan dinilai oleh pembaca sebagai kejujuran. Menyingkap latar belakang bisnis afiliasi adalah salah satu cara untuk bersikap jujur dan transparan. Dengan demikian para pembaca tidak akan merasa &#8220;ditipu&#8221; atau &#8220;dibohongi&#8221;, bahkan akan &#8220;merasa senang&#8221; untuk bergabung. Ingat bahwa mereka cukup &#8220;cerdik&#8221; untuk melewatkan situs Anda dari rencananya berkunjung dan langsung menuju situs &#8220;induk bisnis&#8221;-nya (vendor) karena menghindarkan diri memberi &#8220;peluang bagi Anda&#8221; untuk mendapatkan komisinya. &#8230; Rugi kan &#8230;? Mereka sadar bahwa mereka &#8220;menunjang Anda dengan menggunakan link acuan (referral link) Anda. Maka untuk membuat mereka &#8220;senang&#8221; dan &#8220;sukahati&#8221;, bersikap transparan adalah jawaban yang menjadi bagian dari upaya mendapatkan &#8220;kesetiaan pembaca&#8221; (reader&#8217;s loyalty).</li>
</ul>
<p>Saya kira sebaiknya tulisan saya kali ini saya tutup dulu agar tidak membosankan. Harap bersabar menunggu kelanjutannya mengenai &#8220;Bagaimana Memasarkan Bisnis Afiliasi Agar Menguntungkan&#8221;.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="BAGAIMANA MEMASARKAN BISNIS AFILIASI AGAR MENGUNTUNGKAN (Bagian I)" url="http://lehmannsblog.com/?p=96"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/bagaimana-memasarkan-bisnis-afiliasi-agar-menguntungkan-bagian-i.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

