<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lehmann &#187; jokosusilo</title>
	<atom:link href="http://lehmannsblog.com/tag/jokosusilo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lehmannsblog.com</link>
	<description>SERBA-SERBI BISNIS INTERNET</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Oct 2011 08:23:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>MEMILIH TOPIK BLOG ANDA</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/memilih-topik-blog-anda.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memilih-topik-blog-anda</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/memilih-topik-blog-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 15:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[copywriting]]></category>
		<category><![CDATA[formulabisnis]]></category>
		<category><![CDATA[jokosusilo]]></category>
		<category><![CDATA[keberhasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pembaca]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[smuo]]></category>
		<category><![CDATA[topik blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Pilihlah Topik Blog Anda Agar Berhasil. Keberhasilan blog Anda merupakan hasil jerih payah serta pengorbanan atas waktu dan upaya Anda. Apa tolok ukur keberhasilan bagi Anda? Tiap orang mempunyai tolok ukur yang berbeda mengenai keberhasilan, tergantung pada &#8220;Apa yang menjadi harapan Anda pada saat memulai kegiatan blogging&#8221;, bahkan sebelumnya lagi. Minimal pemilik blog mengharapkan blognya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pilihlah Topik Blog Anda Agar Berhasil.</strong></p>
<p>Keberhasilan blog Anda merupakan hasil jerih payah serta pengorbanan atas waktu dan upaya Anda.<br />
<em>Apa tolok ukur keberhasilan bagi Anda?</em><br />
Tiap orang mempunyai tolok ukur yang berbeda mengenai keberhasilan, tergantung pada &#8220;Apa yang menjadi harapan Anda pada saat memulai kegiatan blogging&#8221;, bahkan sebelumnya lagi. Minimal pemilik blog mengharapkan blognya banyak pengunjung dan pembacanya, dan tentu saja jika blog itu berkaitan dengan bisnis, maka <a href="http://lehmannsblog.com/2009/01/tujuan-copywriting-adalah-meningkatkan-penjualan">&#8220;penjualan&#8221;</a> juga bisa menjadi tolok ukur keberhasilan blog Anda.<br />
Agar blog Anda berhasil ada beberapa tip yang dapat Anda ikuti dalam memilih topik yang akan Anda sampaikan dalam blog yang Anda harapkan akan membawa Anda ke jalur menuju tercapainya tujuan blogging Anda.</p>
<ol>
<li><strong>Topik yang Anda pilih harus menyangkut hal yang Anda sukai.</strong><br />
Jika Anda menyukai suatu topik, sudah pasti Anda akan senang hati meng-update blog Anda setiap saat. Blog yang di-update beberapa kali dalam sehari akan dengan mudah mencapai sukses. Jika blog Anda berada dalam jalur sukses, Anda perlu memelihara isi blog Anda selalu &#8220;baru&#8221; yang berarti Anda perlu meng-update blog Anda secara konsisten. Anda dapat melihat blog jokosusilo yang selalu menampilkan topik-topik baru dalam tempo yang singkat, kadang sehari dijumpai dua topik baru, paling sedikit tiap dua hari ada topik baru. Yakinkan diri Anda bahwa topik yang Anda pilih merupakan <span id="more-340"></span>topik yang Anda rasakan sangat suka untuk menulisnya. Jika tidak, Anda akan merasa bosan dan tidak bersemangat menuliskannya. Tapi jangan lupa, &#8230; topik yang Anda sukai pun harus &#8220;disukai&#8221; pembacanya. Jadi pilihlah topik yang Anda rasakan akan Anda senangi untuk menulisnya serta disukai banyak orang &#8211; untuk jangka waktu yang lama, kalaupun tidak untuk selamanya.</li>
<li><strong>Pilihlah topik yang Anda suka untuk membahasnya dengan orang lain.</strong><br />
Dalam hubungan ini blog yang sukses mempersyaratkan adanya komunikasi dua-arah, yaitu antara Anda (selaku blogger) dengan para pembaca blog Anda. Jika pembaca blog Anda memberi komentar atas blog Anda atau mengirim email untuk membahasnya lebih lanjut, Anda harus bersikap responsif dan menyambut mereka. Lagi-lagi, ingin saya mengacu pada blognya jokosusilo, yang berhasil &#8220;menarik&#8221; ratusan ribu penggemar dari komunitas blogger, bukan hanya anggota formulabisnis saja, melainkan yang bukan anggota pun ikut terlibat. Jadi ternyata, komunitas yang Anda ciptakan merupakan kunci ke jalan sukses blog Anda.</li>
<li><strong>Topik yang Anda pilih pun harus Anda rela untuk diperdebatkan dengan orang lain.</strong><br />
Jika blog Anda berkembang, maka semakin banyak orang yang mendatanginya. Anda harus ingat bahwa para pengunjung blog Anda terdiri dari berbagai kalangan dengan berbagai pendapat. Di antara mereka ada saja yang tidak setuju atas apa yang Anda tulis. Masih merupakan pengamatan saya atas blog jokosusilo, membuktikan bahwa diskusi tentang topik yang ditulisnya serta perdebatan yang &#8220;sehat&#8221; membawanya ke jenjang sukses.</li>
<li><strong>Janganlah memilih Topik tentang hal yang Anda sendiri merasa sensitif.</strong><br />
Ketika blog Anda semakin berkembang, dan semakin banyak pengunjungnya, tidak mustahil ada saja pengunjung yang bukan sekedar &#8220;tidak setuju&#8221; melainkan bersifat &#8220;menentang keras&#8221; sehingga boleh jadi Anda diserangnya secara pribadi. Saya teringat, suatu ketika blog jokosusilo tidak luput dari &#8220;cacian&#8221; dan pendapat negatif. Namun, Sang Guru tetap bersikap DINGIN dan mengatasinya dengan jawaban bijaksana yang tidak mempertajam suasana. Agaknya untuk bersikap seperti itu, Anda perlu memiliki hati yang dingin, otak yang jernih &#8230; dan &#8230; tebal kulit muka (rai gedek, Jawa).</li>
<li><strong>Topik Anda pun harus merupakan hal yang Anda rasakan suka untuk menelitinya.</strong><br />
Agar blog Anda mencapai sukses, Anda perlu meng-update diri dengan berita, peristiwa dan informasi yang mutakhir tentang topik yang Anda tulis. Dalam suasana dan situasi perkembangan teknologi informasi seperti sekarang ini, perubahan informasi demikian cepatnya, sehingga Anda perlu banyak membaca tentang berbagai topik yang menarik. Salah satu aspek yang unik dari blog adalah kemampuannya untuk menyajikan <strong>informasi yang segar</strong>, <strong>isi yang berguna</strong>, serta <strong>diskusi tentang berbagai topik</strong> yang bervariasi. Dengan demikian blog Anda akan mampu menyajikan informasi yang selalu baru dan relevan bagi pembaca Anda, seperti yang dilakukan juga oleh Guru Blogger Joko Susilo yang baru-baru ini menyajikan berbagai trik baru tentang &#8220;pemanfaatan&#8221; Facebook untuk jejaring Reseller.</li>
</ol>
<p>Informasi dan petunjuk yang senada seperti di atas, juga dapat Anda baca di blog <a href="http://www.jokosusilo.com">jokosusilo.com</a> serta dalam Buku-Elektronik (e-book) <strong>SMUO</strong> (Sistem  Mesin Uang Otomatis) yang bisa Anda peroleh jika Anda mendaftar sebagai anggota <a href="http://www.formulabisnis.com">Formulabisnis.com</a></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="MEMILIH TOPIK BLOG ANDA" url="http://lehmannsblog.com/?p=340"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/memilih-topik-blog-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PLUS MINUS BISNIS AFILIASI</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/plus-minus-bisnis-afiliasi.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=plus-minus-bisnis-afiliasi</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/plus-minus-bisnis-afiliasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 14:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate merchant]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[business affiliate]]></category>
		<category><![CDATA[formulabisnis]]></category>
		<category><![CDATA[jokosusilo]]></category>
		<category><![CDATA[online business]]></category>
		<category><![CDATA[reseller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda sering menjelajahi internet dari satu situs ke situs lainnya, saya yakin anda acapkali melihat tawaran Affiliate Program bagi produk mereka. Bisnis (Online) yang dilakukan dengan Affiliate Program inilah yang saya maksud dengan Bisnis Afiliasi (Affiliate Business). Sebagaimana bisnis lainnya Produk Online pun memerlukan tenaga pemasaran. Dalam hal Affiliate Program, tenaga pemasaran terdiri dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda sering menjelajahi internet dari satu situs ke situs lainnya, saya yakin anda acapkali melihat tawaran <em>Affiliate Program</em> bagi produk mereka. Bisnis (Online) yang dilakukan dengan <em>Affiliate Program</em> inilah yang saya maksud dengan Bisnis Afiliasi (<em>Affiliate Business</em>).<br />
<img class="alignleft size-full wp-image-335" title="Bisnis Affiliasi" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2010/01/Reseller_2.jpg" alt="" width="150" height="125" />Sebagaimana bisnis lainnya Produk <em>Online</em> pun memerlukan tenaga pemasaran. Dalam hal <em>Affiliate Program</em>, tenaga pemasaran terdiri dari orang-orang yang bertindak sebagai <em>Business Affiliates</em> atau <em>Affiliate Merchant</em>. Intinya, <em>Affiliate Merchant</em> merupakan perangkat pemasaran dengan status partner, disebut juga sebagai <em>Reseller</em>.<br />
Bisnis Afiliasi memiliki nilai plus maupun nilai minus seperti halnya juga dengan bentuk bisnis lainnya.</p>
<p><strong>NILAI PLUS.</strong><br />
Suhu <a href="http://formulabisnis.com/?id=lehmann">Bisnis Internet Yang Paling Direkomendasikan</a>, dalam blognya jokosusilo.com seringkali menulis tentang Bisnis Afiliasi ini, dalam salah satu <a href="http://jokosusilo.com/2008/01/26/mengenal-affiliate-program">artikelnya</a> antara lain:<br />
Dengan mengikuti affiliate program, Anda tidak perlu memiliki situs web <span id="more-331"></span>sendiri untuk menghasilkan uang, cukup bergabung dengan situs-situs web yang menawarkan program seperti ini.</p>
<p><strong>Nilai Plus lainnya:</strong></p>
<ul>
<li> Anda tidak perlu repot membuat produk. Tugas anda hanya mengantarkan pembeli pada penjual.</li>
<li> Anda bisa memilih berbagai <em>Affiliate Program</em> sesuai dengan keinginan dan minat Anda. Anda bisa punya banyak sumber penghasilan dari berbagai bisnis yang berbeda.</li>
<li> Komisi yang ditawarkan program ini biasanya relatif tinggi. Antara 10%-95%.</li>
<li> Anda bisa jadikan <em>Affiliate Program</em> sebagai sumber pendapatan pasif. Anda hanya perlu tinggal di rumah, tidak perlu kemana-mana. Dan, uang akan datang sendiri. Yang penting Anda tetap berpromosi. Atau bahkan, Anda masih bisa mengerjakan kegiatan <em>offline</em> Anda.</li>
</ul>
<p><strong>Anda pernah mengamati atau mengalami SISI NEGATIF-nya?</strong></p>
<ul>
<li> Karena Anda tidak memiliki produk sendiri, hasil penjualannya sangat tergantung pada tingkat penjualan produk orang lain yang berhasil Anda capai;</li>
<li>Ketergantungan tingkat penjualan Anda sangat erat dengan upaya pemasaran yang Anda lakukan &#8211; semakin sedikit upaya promosi Anda, semakin kecil peluang penjualannya, &#8211; bukan berarti jika Anda punya produk sendiri, tidak perlu melakukan promosi -. Upaya Promosi &#8230; Tetap &#8230; Harus Dilakukan !!!</li>
<li> Upaya promosi yang Anda lakukan untuk bisnis afiliasi, tidak mustahil &#8230; justru &#8230; mengantarkan &#8220;calon pembeli&#8221; ke situs <em>principal merchant</em> (pemilik produk) &#8211; dengan demikian Anda tidak memperoleh komisi yang seyogyanya Anda peroleh;</li>
<li> Dengan demikian, peluang untuk &#8220;ditinggalkan&#8221; oleh calon pembeli, jauh lebih besar ketimbang jika Anda punya produk sendiri &#8211; Mengapa ? Karena calon pembeli dapat dengan mudah &#8220;mengenali&#8221; <em>link</em> atau <em>URL</em> bisnis afiliasi;</li>
<li> Pemasaran bisnis afiliasi membutuhkan kejelian dan kemahiran serta kaya akan trik dan taktik &#8220;copywriting&#8221; &#8211; untuk itu Anda perlu banyak berlatih menulis copywriting, banyak mengamati iklan dan text promosi produk lainnya baik untuk mengenal &#8220;kebutuhan konsumen&#8221; maupun mengamati &#8220;produk serupa/sejenis&#8221; yang bisa jadi merupakan &#8220;pesaing&#8221;;</li>
<li> Selama kemahiran itu belum Anda kuasai, jangan terlampau berharap penjualan bisnis afiliasi Anda akan meningkat lebih pesat;</li>
<li> Dengan demikian Anda harus memiliki kesabaran lebih besar, dibanding jika Anda memiliki produk sendiri.</li>
</ul>
<p>Tapi &#8230;, jangan dulu kecil hati, &#8211; jangan malah takut mulai ACTION untuk Bisnis Afiliasi -, sebab sebagaimana Greg Phillips-Benjamin Disraeli mengatakan &#8230;<em><strong> &#8220;ACTION may not always bring SUCCESS, but there is NO SUCCESS WITHOUT ACTION&#8221;.</strong></em> Maka &#8230; pasti ada solusinya.</p>
<p><strong>Bagaimana SOLUSINYA?</strong><br />
Anda bisa belajar banyak, &#8211; seperti yang saya pelajari juga -, dari Blog JokoSusilo, &#8211; khususnya <a href="http://jokosusilo.com/2010/01/13/4-cara-mematikan-untuk-meningkatkan-komisi-affiliatereseller-anda">artikel yang satu ini</a> yang antara lain memberikan &#8220;jurus&#8221; agar membuat &#8220;differensiasi&#8221; website seperti yang dilakukan <a href="http://www.formulabisnisonline.com">Formula Bisnis Online,</a> &#8211; meskipun harus diakui untuk ini perlu ketrampilan yang cukup tinggi, &#8211; saya tahu mengenai hal ini karena saya sendiri masih mencoba membuat affiliate website -, dan saya sendiri sudah &#8220;berkunjung ke situs tersebut. Komentar saya: &#8220;Hebat, &#8230; memang hebat&#8221;, dan saya yakin dia akan cepat berhasil.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="PLUS MINUS BISNIS AFILIASI" url="http://lehmannsblog.com/?p=331"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/plus-minus-bisnis-afiliasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING TILL YOUR DREAMS COME TRUE</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 13:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[jokosusilo]]></category>
		<category><![CDATA[kontes]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[start action]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming start action]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[STOP DREAMING START ACTION: Barangsiapa mengenal blog JokoSusilo pasti mengenal Slogan &#8220;Stop Dreaming Start Action&#8221; yang ternyata mampu memotivasi bukan hanya para anggota FormulaBisnis untuk senantiasa mengambil action, melainkan juga para blogger lainnya, yang terbukti dari berbondongnya peserta Kontes SEO yang diselenggarakan Joko Susilo. Memang agaknya itulah tujuan daripada Joko Susilo mengambil slogan tersebut. Pertanyaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-167" title="Stop Dreaming Start Action" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/06/StopDreaming.jpg" alt="Stop Dreaming Start Action" width="185" height="185" /><strong>STOP DREAMING START ACTION</strong>:<br />
Barangsiapa mengenal <a title="Blog Bisnis Internet dan Marketing" href="http://jokosusilo.com">blog JokoSusilo</a> pasti mengenal Slogan <strong><em>&#8220;Stop Dreaming Start Action&#8221;</em></strong> yang ternyata mampu memotivasi bukan hanya para anggota FormulaBisnis untuk senantiasa mengambil action, melainkan juga para blogger lainnya, yang terbukti dari berbondongnya peserta <a title="Kontes SEO Joko Susilo &quot;Stop Dreaming Start ACTION&quot; Dibuka" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/20/kontes-seo-jokosusilo-stop-dreaming-start-action-dibuka">Kontes SEO</a> yang diselenggarakan Joko Susilo. Memang agaknya itulah tujuan daripada Joko Susilo mengambil slogan tersebut.<br />
Pertanyaan Joko Susilo sebagai judul <a title="Apa Arti ACTION Bagi Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/22/apa-arti-action-bagi-anda">blognya baru-baru ini</a> sungguh membuat saya menyadari bahwa di balik SLOGAN itu tersembunyi berbagai arti yang mungkin sekali tidak semua dari kita menyadarinya.<br />
Arti yang pertama saya temukan adalah : &#8220;<strong>ACTION</strong> itu <strong>wujud semangat <span id="more-166"></span></strong>kerja kita&#8221;. Tanpa action, semangat kita betapa pun menggeloranya, akan berakhir tanpa mencapai tujuan apa pun, bagaikan mobil F-1 dalam garasi atau pesawat terbang supersonic dalam hanggar.<br />
Sebaliknya action tanpa semangat akan selalu &#8220;menunda&#8221; keberhasilan, ibarat mobil atau pesawat terbang kurang bahan bakar harus berhenti sebelum tujuan tercapai.<br />
Arti yang kedua yang teringat oleh saya adalah : &#8220;<strong>ACTION</strong> merupakan <strong>kunci sukses&#8221;</strong>. Sebab action membawa kita pada DUA KEMUNGKINAN, yaitu <strong>sukses</strong> atau <strong>gagal</strong>.<br />
Namun bagi orang penuh action <strong>kegagalan</strong> hanyalah <strong>sukses yang tertunda</strong>. Sedangkan orang <strong>tanpa action</strong> sama dengan <strong>gagal sebelum mulai</strong>.<br />
Menurut hemat saya, tertundanya keberhasilan pun sangat &#8220;tergantung&#8221; pada berbagai hal, antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>Kondisi kesiapan pribadi</strong> yang bersangkutan  untuk action, &#8211; dalam hal bisnis internet &#8211; termasuk keterbatasan kemampuan membuat webblog atau website);</li>
<li><strong>Sarana pendukung</strong> action itu sendiri;</li>
<li><strong>Cara dan jalan</strong> yang ditempuh dalam action;</li>
<li><strong>Pola pikir (mind set)</strong> masing-masing pribadi;</li>
<li><strong>Kondisi persaingan pasar</strong> produk sejenis;</li>
<li><strong>Unsur motivasi pribadi</strong> yang bersangkutan &#8211; terutama unsur motivasi internal &#8211; bukan berarti unsur<a title="Menu Blogging : Empat Sehat Lima Sempurna" href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/31/menu-blogging-empat-sehat-lima-sempurna"> motivasi external</a> tidak berperan -, bahkan motivasi external menjadi sangat berperan penting, seperti halnya artikel-artikel Joko Susilo pada umumnya, manakala kondisi motivasi internalnya lemah.</li>
</ul>
<p>Anda juga mungkin menyadari bahwa action itu ada yang SPONTAN dan ada juga yang ALON-ALON ASAL KELAKON. Hal itu dipengaruhi antara lain oleh karakter pribadi dan unsur-unsur tersebut di atas serta hambatan lainnya yang tak terduga. Jangan dilupakan, dukungan keluarga &#8211; istri dan anak-anak &#8211; dan kondisi, situasi serta suasana lingkungan merupakan unsur penentu dari terlaksananya action sesuai dengan harapan Anda, &#8211; keberhasilan Joko Susilo tidak terlepas dari dukungan penuh keluarganya.<br />
Masih menurut hemat saya, unsur ber-&#8221;Mimpi&#8221; (dreaming) merupakan unsur penting dalam hal memotivasi action seseorang, mengingat <a title="Impian Inspirasi Untuk Action" href="http://">impian</a>, angan-angan, cita-cita, obsessi atau apa pun namanya, merupakan <a title="Impian Inspirasi Untuk Action" href="http://">inspirasi untuk action</a>. Jadi partanyaannya : MENGAPA MIMPI HARUS DIHENTIKAN?<br />
Saya kira bukan maksud Joko Susilo untuk menghentikan mimpi-mimpi indah Anda. Tentu Anda maklum maksud Joko Susilo adalah : &#8220;<a title="Mewujudkan Impian dengan ACTION" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/16/blog-anda-sudah-punya-slogan-dan-tagline">Mewujudkan Impian itu dengan melakukan ACTION</a>&#8220;. Jangan hanya MIMPI.<br />
Saya yakin &#8230; seseorang yang penuh action, impiannya lebih terjamin dapat segera tercapai. Artinya, kurang action, &#8230; ya &#8230; kurang juga hasilnya.<br />
Satu hal lagi, kunci keberhasilan terletak pada ACTION PERTAMA yang diikuti resep keberhasilan yaitu action-action selanjutnya tanpa henti sampai IMPIAN-nya tercapai. Bahkan setelah tercapai impian pertama harus ada impian-impian berikutnya untuk dicapai.<br />
Nenek moyang kita sudah mengajarkan : &#8220;Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe&#8221; atau dengan kata lain: “Banyak Bekerja Tanpa Mengharapkan Imbalan”. Jadi meskipun action belum &#8220;menghasilkan&#8221; imbalan, &#8230; action terrrruuuus !!! Sampai berhasil.<br />
Karena itulah artikel ini diberi judul <strong>&#8220;Keep On Your Actions Rolling Till Your DREAMS Come True&#8221;</strong>. Harap diperhatikan &#8230; !!! Kata IMPIAN tidak ditulis dalam bentuk tunggal, &#8211; single : Dream, melainkan jamak, &#8211; plural : Dream<strong>s</strong>, artinya &#8230; buuaanyaaaak IMPIAN.<br />
Tapi, boleh dong &#8230; Anda ber-MIMPI sekaligus ACTION &#8230; untuk mewujudkan impian Anda. So, <strong>Keep On Dreaming And Take ACTIONS To Let Your Dreams Come True.</strong></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING TILL YOUR DREAMS COME TRUE" url="http://lehmannsblog.com/?p=166"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RISET PASAR AWAL KEGIATAN PEMASARAN</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/riset-pasar-awal-kegiatan-pemasaran.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=riset-pasar-awal-kegiatan-pemasaran</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/riset-pasar-awal-kegiatan-pemasaran.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 12:43:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[actual demand]]></category>
		<category><![CDATA[jokosusilo]]></category>
		<category><![CDATA[marketing test]]></category>
		<category><![CDATA[potential demand]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Masih segar dalam ingatan kita JokoSusilo.com menyajikan artikel perihal &#8220;4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu&#8221;. Empat proses itu diawali dengan Melakukan Riset Pasar. Secara Umum Riset Pasar dapat dilakukan melalui dua sudut pandang. Pertama, sudut pandang produk, &#8211; yang akan diluncurkan -, dan kedua, sudut pandang pasar secara menyeluruh (comprehensive). Dari sudut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-155 alignleft" title="Test Pasar Produk Online" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/06/market-test-300x256.gif" alt="SERBA-SERBI BISNIS INTERNET" width="300" height="256" />Masih segar dalam ingatan kita JokoSusilo.com menyajikan artikel perihal <a href="http://jokosusilo.com/2009/06/02/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh-yang perlu-anda-tahu">&#8220;4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu&#8221;</a>.<br />
Empat proses itu diawali dengan Melakukan Riset Pasar. Secara Umum Riset Pasar dapat dilakukan melalui dua sudut pandang. Pertama, sudut pandang produk, &#8211; yang akan diluncurkan -, dan kedua, sudut pandang pasar secara menyeluruh (<em>comprehensive</em>).<br />
Dari sudut pandang produk, yang diamati antara lain : Siapa yang membutuhkan produk kita (<em>target market</em>); di mana produk itu dibutuhkan; kapan produk itu diperlukan berada di pasar; kualitas yang bagaimana yang <span id="more-154"></span>diharapkan dari produk kita (tahan lama, tahan banting, fitur tentang <a href="http://lehmannsblog.com/2009/01/pentingnya-pengaruh-copy-writing-terhadap-penjualan">fungsi produk</a> itu a.l. <em>user-friendly</em>); siapa yang menjual produk sejenis (persaingan) apa keunggulan produk saingan, bagaimana kualitasnya, dsb &#8230; dsb.<br />
Dari sisi pasar, perlu diteliti selain potensi permintaan (<em>potential demand</em>) dan permintaan nyata (<em>actual demand</em>) juga  segi-segi lainnya seperti waktu kebutuhan memuncak atau menurun, serta kecenderungan permintaan dari waktu ke waktu. Apakah meningkat terus atau ada kalanya menurun.</p>
<p>Yang seringkali terlupakan adalah potensi efektivitas &#8220;Media Iklan&#8221; yang menurut saya tidak kalah pentingnya. Media apa saja yang ada di pasar? Sejauh manakah iklan dapat menghasilkan &#8220;penjualan&#8221;? Bagaimanakah ratio antara pemasangan iklan dengan penjualan di masing-masing media? &#8230; dsb &#8230;dsb.<br />
Penelitian tentang efektivitas media iklan ini dapat sekaligus berfungsi sebagai &#8220;<em>market test</em>&#8221; bagi produk Anda.<br />
Nah, selama 2-minggu terakhir ini, saya mencoba mengamati media iklan <em>online</em>, khususnya iklan baris gratisan. Dalam kesempatan ini saya amati &#8220;IklanBarisPlus&#8221; dengan tiga produk. Hasilnya, boleh Anda nilai sendiri seperti berikut. Catatan: Tiap pemasangan selama satu minggu (7 hari).</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-159" title="Tabel Test Pasar" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/06/tabelmarkettest-300x116.gif" alt="Tabel Test Pasar" width="300" height="116" /></p>
<p>Dengan Ratio seperti Produk-1 itu, logikanya tiap 100 kali pemasangan iklan akan mendapat 375 klik. Angka ini bagi saya sangat menarik, karena ada penawaran media iklan untuk pemasangan iklan sekaligus di 200 situs. Maka kalau kita pasang iklan di media tersebut, dapat diharapkan mendapat 750 klik (pengunjung). Atau dengan kata lain, 200 hari (hampir 7 bulan) berturut-turut di satu situs akan dapat 750 pengunjung.<br />
Mana yang lebih menarik buat Anda? Apa tindakan Anda selanjutnya?<br />
Pertanyaan berikutnya adalah: Berapa di antara 750 pengunjung itu menghasilkan penjualan? &#8230; agaknya perlu pengamatan lebih lanjut. Dan tentu saja iklan dengan sasaran 200 situs tidaklah gratis.</p>
<p>Dari Grafik Market Test, dapat kita lihat gambaran minat pengunjung situs media iklan itu terhadap produk-3 paling besar sejak penempatan iklan ke-1 sampai dengan ke-4. Sementara untuk produk-2 hanya dilakukan 3x penempatan iklan, sehingga pada periode ke-3 tidak mendapat pengunjung. Hal itu sengaja dilakukan untuk melihat pertumbuhan minat yang terjadi dalam periode pemasangan ke-2 jika di periode ke-3 tidak dilakukan pemasangan iklan. Dan ternyata jumlah pengunjung tidak mengalami perubahan. Baru setelah pemasangan ke-4 dilakukan, ada tambahan 4 pengunjung.<br />
Menurut Anda, perlukah pengamatan seperti ini? Tunggu laporan hasil pengamatan lebih lanjut.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="RISET PASAR AWAL KEGIATAN PEMASARAN" url="http://lehmannsblog.com/?p=154"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/riset-pasar-awal-kegiatan-pemasaran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

