Browsing the archives for the bonus tag.


Beberapa Prinsip Populer dalam Berbisnis

Enterpreneurship

Saya sering mendengar, – mungkin Anda juga -, beberapa pelaku bisnis mengatakan bahwa dalam berbisnis banyak prinsip yang harus kita pegang teguh supaya bisnisnya sukses. Yang saya tahu ada beberapa prinsip yang dipegang kalangan bisnis, antara lain bahwa :

  • Waktu adalah Uang;
  • Mancing Ikan Besar, Umpannya Besar. Pebisnis Amerika mengatakan, kalau kamu hanya berumpan “kacang” hanya akan mendapat “monyet” (bukan gajah);
  • Untung sedikit, asal laku banyak, dsb., dsb.

Lain lagi dengan pakar Pemasaran Philip Kotler yang menyatakan bahwa marketing itu tidak hanya dilakukan oleh pihak penjual saja, melainkan pihak pembeli pun melakukannya. Dalam hubungan ini banyak orang bertanya, termasuk mahasiswa saya (sewaktu saya masih mengajar), – mungkin Anda juga bertanya-tanya -, masa iya sih? Mengenai hal ini, di Indonesia, sangat banyak dan mudah dijumpai sebagai bukti bahwa pemasaran itu dilakukan juga oleh pembeli. … Tahan dulu. Nanti saya beritahukan di akhir artikel ini.

Waktu adalah Uang

Prinsip yang satu ini mudah diucapkan, susah dilaksanakan. Maksud dari prinsip yang berbunyi agak sloganistis itu tidak secara harfiah, yang berarti kalau kita punya waktu maka kita punya uang, bukan itu, melainkan merupakan prinsip bagi pebisnis agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk sesuatu yang bisa menciptakan uang. Artinya, menggunakan waktu secara produktif, apakah untuk berproduksi, atau mencari pelanggan / pembeli dengan cara promosi dan sejenisnya.
Meskipun demikian ada kegiatan atau pekerjaan yang menghasilkan uang sesuai

Continue Reading »

5 Comments

PENTINGNYA PENGARUH “COPY WRITING” TERHADAP “PENJUALAN”

Business

Jika Anda ingin berjualan secara online, jangan beranggapan bahwa berjualan melalui Internet adalah pekerjaan ringan.

Berbeda dengan berjualan retail offline pada umumnya, berjualan secara online (e-retailer) memiliki tuntutan dan tantangan tersendiri. Bahkan, tantangannya lebih sulit dibanding dengan melayani pelanggan offline, mengingat Anda menghadapi pelanggan di dunia “maya” – tidak berhadapan langsung dengan pelanggan. Namun kesulitan itu bukannya tidak dapat diatasi.

ForeSee, mengungkapkan hasil surveynya mengenai “online retail” yang menyatakan bahwa hanya Amazon dan Netflix yang merupakan online retailer terbaik dengan nilai di atas 80 (yang dinilai oleh American Consumer Satisfaction – University of Michigan, nilai 80 adalah Standar Kepuasan yang baik). Sementara yang lainnya, pada umumnya hanya berada di bawah nilai (score) 69.

Secara umum, berjualan atau berdagang, memerlukan beberapa ketentuan agar berhasil, antara lain:
1. Merchandize, yakni ketersediaan produknya, keragaman jenis produknya serta daya tarik produknya;

2. Functionality, yaitu fungsi dan keragaman fitur dari produk yang beragam pula, manfaatnya bagi pembeli serta kemudahan pemakaiannya atau peng-“operasi”-annya (user friendly);

3. Content, atau isinya – dalam hubungan dengan produk online, adalah isi situsnya yang menunjukkan kecermatan (accuracy), berkualitas (quality) serta mutakhir (up-to-date), mudah dicerna serta mengandung kebenaran.

4. Price,  harga produk yang ditawarkannya wajar  serta tingkat harganya bersaing dengan produk lain yang sejenis.

Nah, kepuasan pelanggan itulah, bukan hanya pelanggan online retail

Continue Reading »

5 Comments