<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lehmann &#187; action</title>
	<atom:link href="http://lehmannsblog.com/tag/action/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lehmannsblog.com</link>
	<description>SERBA-SERBI BISNIS INTERNET</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2010 03:36:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>MENGENAL PELANGGAN LEBIH DEKAT</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/2009/12/mengenal-pelanggan-lebih-dekat/</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/2009/12/mengenal-pelanggan-lebih-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 04:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[business profile]]></category>
		<category><![CDATA[company profile]]></category>
		<category><![CDATA[consumer-satisfaction]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[kepuasan-pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[struktur website]]></category>
		<category><![CDATA[website-content]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu dalam blog jokosusilo.com ditampilkan artikel tentang mengenali pelanggan (konsumen) . Dalam pengamatan saya selama berkecimpung dalam blogging sekitar 11 bulan terakhir saya jumpai hal-hal yang menarik untuk berbagi dengan teman-teman blogger. Pertama-tama saya jumpai bahwa pelanggan atau calon pelanggan serta kelompok pelanggan mempunyai minat yang berbeda satu dari lainnya, termasuk minat pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu dalam blog jokosusilo.com ditampilkan artikel tentang <a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/jokosusilo.com');" href="http://jokosusilo.com/2009/10/12/kenali-dan-pahami-siapa-konsumen-anda">mengenali pelanggan (konsumen) </a>. Dalam pengamatan saya selama berkecimpung dalam blogging sekitar 11 bulan terakhir saya jumpai hal-hal yang menarik untuk berbagi dengan teman-teman blogger.<br />
Pertama-tama saya jumpai bahwa pelanggan atau calon pelanggan serta kelompok pelanggan mempunyai minat yang berbeda satu dari lainnya, termasuk minat pada informasi yang mereka kehendaki.<br />
Hasil pengamatan saya dalam menjelajahi internet dengan maksud “mempelajari” bentuk dan struktur website, khususnya mini website, ternyata hampir semuanya menampilkan informasi yang terstruktur sesuai dengan kelompok peminat informasi itu.<br />
Jika kita bandingkan dengan bisnis offline kira-kira analog dengan “<em>Company Profile</em>” atau sering juga disebut sebagai “<em>Business Profile</em>” yang minimal menampilkan hal-hal yang dibutuhkan berbagai kelompok sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Kelompok yang orientasinya pada Hubungan (<em>Relationship Oriented</em>) yang ingin tahu tentang siapa Anda, yang berada di belakang layar, bagaimana cara berhubungan dengan Anda dan informasi lainnya mengenai Anda.</li>
<li>Kelompok yang berorientasi pada Informasi (<em>Information Oriented</em>) <span id="more-294"></span>seperti “fakta”, “data” yang mereka suka membacanya dalam artikel (blog) khususnya mengenai “produk dan fungsinya”-nya, dsb. Di sinilah, agaknya, “review suatu produk” sangat berperan.</li>
<li>Kelompok yang orientasinya pada status (<em>Status Oriented</em>), yang menghendaki informasi tentang siapa pelanggannya, berapa banyak pelanggannya. Tidak kurang pentingnya perihal “hadiah” yang disediakan bagi calon pelanggan yang “mendaftar” atau “membeli”, yang meberikan gambaran “di mana posisi prospek yang bersangkutan” ditempatkan.</li>
<li>Kelompok yang berorientasi pada proses (<em>Process Oriented</em>), seperti jasa dan cara Anda bekerja melayani pesanan, apa yang harus mereka lakukan untuk mendaftar, membeli serta mendapatkan hadiah yang dijanjikannya, dsb.</li>
<li>Kelompok yang orientasinya pada Hasil (<em>Result Oriented</em>), misalnya – apa yang akan diperoleh kalau sudah mendaftar atau membeli produknya, apa saja manfaatnya, dsb. Di sinilah agaknya testimonial dan pernyataan kepercayaan sangat berperan.</li>
</ol>
<p>Yang kemudian timbul adalah pertanyaan yang perlu Anda jawab: “Sudahkah situs Anda memenuhi informasi yang mereka butuhkan dengan berbagai perbedaan tersebut?”<br />
Acapkali …, kalau pun Anda telah memberikan informasi yang mereka inginkan atau mereka butuhkan, … ternyata … informasi yang Anda sampaikan menggunakan media komunikasi yang salah. Maka perlu diketahui bahwa …</p>
<ul>
<li>Sebagian prospek Anda lebih suka informasi yang “terlihat” (<em>visual</em>), tertulis, ilustrasi, gambar, foto dan sejenisnya;</li>
<li>Sebagian lagi lebih suka informasi yang “terdengar” (<em>auditorial</em>) – maka Anda dapat menggunakan musik atau informasi audio;</li>
<li>Sebagian lainnya lebih suka pada informasi yang “terlihat dan terdengar” (<em>audio visual</em>) – maka Anda dapat menggunakan video / CD;</li>
</ul>
<p><strong>Ada prinsip belajar – mengajar yang menyatakan bahwa :</strong></p>
<ul>
<li>Hanya dengan mendengar – Anda mudah lupa;</li>
<li>Dengan melihat – Anda mudah ingat;</li>
<li>Dengan mendengar dan melihat – Anda mudah ingat dan … melekat;</li>
<li>Dengan berbuat (<em>action</em>) – maka … Anda dapat melakukannya.</li>
</ul>
<p><strong>Kesimpulannya:</strong> Kebanyakan dari kita melakukan kekeliruan yang tidak kita sadari, – Jika seseorang meminta Anda menceritakan tentang “Jasa atau barang yang Anda Tawarkan” … Anda menganjurkannya agar “membaca” informasi.<br />
Yakinkan bahwa hal itu tidak lagi Anda lakukan. Sebagai solusinya: Buatlah isi situs Anda mengandung informasi yang “menjawab” kebutuhan prospek Anda (<em>Relationship – Information – Status – Process – Result</em>).<br />
Kuncinya adalah : Prospek anda perlu mengetahui “Bagaimana Anda Membantu Mereka”, jadi berilah mereka pengetahuan tentang bisnis Anda dengan Isi Situs (<em>content</em>) yang mereka butuhkan, jika Anda tidak ingin kehilangan prospek Anda.<br />
Sebagaimana yang mungkin telah Anda pelajari tentang <strong>Prinsip Pemasaran</strong>, yaitu :  “<strong>Memecahkan Masalah</strong> yang dihadapi <strong>Konsumen</strong>“.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="MENGENAL PELANGGAN LEBIH DEKAT" url="http://lehmannsblog.com/?p=294"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/2009/12/mengenal-pelanggan-lebih-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ANTARA IMPIAN, MOTIVASI, UPAYA DAN SUKSES</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/2009/08/antara-impian-motivasi-upaya-dan-sukses/</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/2009/08/antara-impian-motivasi-upaya-dan-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 05:55:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[kerja keras]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[kontes]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[start]]></category>
		<category><![CDATA[stop]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[upaya tanpa henti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/stop-dreaming-start-action-kontes-seo-jokosusilo/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[STOP DREAMING START ACTION &#8230; and &#8230; KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING !!! Semakin dalam Anda menekuni Bisnis, Anda akan semakin yakin bahwa SUKSES itu perlu &#8211; bahkan harus &#8211; dicapai dengan UPAYA TANPA HENTI. Tanpa upaya keras, sulit &#8211; bahkan mustahil &#8211; sukses dapat tercapai. Di samping itu, untuk UPAYA TANPA HENTI perlu &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STOP DREAMING START ACTION &#8230; and &#8230; KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING !!!</strong><br />
<img class="alignright size-full wp-image-193" title="KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/08/AG00160_.GIF" alt="KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING" width="95" height="96" />Semakin dalam Anda menekuni Bisnis, Anda akan semakin yakin bahwa SUKSES itu perlu &#8211; bahkan harus &#8211; dicapai dengan UPAYA TANPA HENTI. Tanpa upaya keras, sulit &#8211; bahkan mustahil &#8211; sukses dapat tercapai.<br />
Di samping itu, untuk UPAYA TANPA HENTI perlu &#8211; bahkan HARUS ada motivasi, &#8211; baik dari dalam (<em>internal</em>) seperti angan-angan, impian, cita-cita atau obsessi dan semangat -, maupun dari luar (<em>external</em>), &#8211; dari bangku sekolah/kuliah, bacaan (buku, koran, majalah, blog dsb.), atau pengalaman orang lain.<br />
Di bawah ini, saya sampaikan sebuah cerita mengenai UPAYA TANPA HENTI yang berakhir SUKSES. Cerita ini sudah sering disampaikan oleh banyak <span id="more-192"></span>orang, bahkan banyak juga yang sudah menulisnya. Mungkin Anda sudah pernah mendengar atau membaca cerita ini, yaitu tentang dua  Suku A dan B yang desanya mengalami kekeringan karena musim kering yang berkepanjangan.<br />
Pendek cerita, kedua penduduk Desa Suku itu mengadakan upacara memohon hujan dengan cara menari-nari sebagaimana lazimnya adat dan kepercayaan mereka masing-masing.<br />
Setelah beberapa hari dilakukan upacara itu, suku A sudah merasa tidak berhasil sehingga menghentikan upacara tariannya dan menugaskan &#8220;pionir&#8221; untuk &#8220;mengintip&#8221; apa yang dikerjakan suku B, karena menurut berita, &#8211; tidak resmi -, di desa suku B berhasil turun hujan. Ternyata berita itu benar, masyarakat suku desa B melakukan upacara tarian itu sehingga menghasilkan hujan.<br />
Maka kembalilah pionir suku A ke desanya dan melaporkan bahwa berita itu benar, di desa B berhasil turun hujan setelah upacara yang sama seperti yang dilakukan oleh suku A.<br />
Akhirnya kepala suku A memutuskan untuk melakukan lagi upacara &#8230; Satu jam, dua jam &#8230; sehari, dua hari &#8230; seminggu, dua minggu &#8230; belum juga berhasil turun hujan. Masyarakat suku A mulai lagi merasa putus asa dan mengusulkan kepada kepala suku untuk menghentikan upacara &#8230; Suku A akhirnya menyerah, dan pergilah Kepala Suku A itu berkunjung ke desa Suku B.<br />
Dalam kesempatan itu dengan berat hati dan malu-malu, Kepala Suku A menanyakan bagaimana caranya bisa mendatangkan hujan dengan upacara yang dilakukannya, sedangkan di desanya (Suku A) dengan melakukan upacara yang sama tidak juga turun hujan. Maka terjadilah dialog seperti di bawah ini.<br />
Kepala Suku B (KS-B) bertanya: &#8220;Berapa hari kalian melakukan upacara itu?&#8221;<br />
Kepala Suku A (KS-A) menjawab dengan semangat: &#8220;Dua Minggu, pak&#8221;.<br />
KS-B: &#8220;Lantas, setelah dua minggu kalian menghentikan upacara?<br />
KS-A: &#8220;Betul, pak&#8221;.<br />
KS-B: &#8220;Nah, itulah bedanya &#8230; dengan yang kami lakukan&#8221;.<br />
KS-A: &#8220;Apa bedanya, pak?&#8221;.<br />
KS-B: &#8220;Kami tidak menghentikan upacara setelah dua minggu, karena belum turun hujan&#8221;.<br />
KS-A: &#8220;Lantas &#8230;?&#8221;<br />
KS-B: &#8220;Kami baru menghentikan upacara setelah &#8230; terjadi turun hujan&#8221;.<br />
KS-A: &#8220;Oooooo&#8230;!&#8221;<br />
Apa yang dapat kita tarik pelajaran dari PESAN yang terkandung dalam cerita di atas sangat sesuai dengan semangat <em>Stop Dreaming Start Action</em>, dan artikel saya terdahulu yang diterbitkan untuk Kontes SEO Joko Susilo, &#8220;KEEP ON YOUR ACTION ROLLING TILL YOUR DREAMS COME TRUE&#8221; yang pesannya memotivasi semangat  &#8220;Action Terus Sampai Berhasil&#8221; seperti yang dianjurkan Joko Susilo dalam artikelnya &#8220;<a href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/16/5-hal-yang-melejitkan-orang-orang-menjadi-sukses">5-Hal Yang Melejitkan Orang-orang Menjadi Sukses&#8221;</a>, di mana KERJA KERAS merupakan salah satu dari 5-Hal tersebut.<br />
Yang seringkali dilakukan orang adalah melupakan impiannya setelah gagal sekali, gagal duakali, &#8230; atau gagal ketiga kalinya.  Putus asa &#8230; dan &#8230; frustrasi. Padahal kalau upaya Anda dilanjutkan tanpa henti (action &#8230; and keep on action) sampai impian terwujud, maka Insya Allah, cepat atau lambat Anda dapatkan Impian Anda.<br />
Ilmu manajemen mengajarkan: &#8220;Tidak ada yang salah dengan kerja keras. Yang salah adalah kerja keras tanpa efisiensi dan efektivitas&#8221;&#8230; ?!? Effisiensi dan Effektivitas menghasilkan Produktivitas &#8230; menuju KEBERHASILAN &#8230; alias &#8230; SUKSES. Tapi kita perlu juga ingat, bahwa meskipun sudah sukses, upaya pun harus selalu dilakukan agar sukses pertama menghasilkan sukses berikutnya. &#8230; Setuju?</p>
<p><strong>Salam Action, Tetap Semangat !</strong></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="ANTARA IMPIAN, MOTIVASI, UPAYA DAN SUKSES" url="http://lehmannsblog.com/stop-dreaming-start-action-kontes-seo-jokosusilo/?p=192"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/2009/08/antara-impian-motivasi-upaya-dan-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING TILL YOUR DREAMS COME TRUE</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/2009/06/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true/</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/2009/06/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 13:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[jokosusilo]]></category>
		<category><![CDATA[kontes]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[start action]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming start action]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[STOP DREAMING START ACTION: Barangsiapa mengenal blog JokoSusilo pasti mengenal Slogan &#8220;Stop Dreaming Start Action&#8221; yang ternyata mampu memotivasi bukan hanya para anggota FormulaBisnis untuk senantiasa mengambil action, melainkan juga para blogger lainnya, yang terbukti dari berbondongnya peserta Kontes SEO yang diselenggarakan Joko Susilo. Memang agaknya itulah tujuan daripada Joko Susilo mengambil slogan tersebut. Pertanyaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-167" title="Stop Dreaming Start Action" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/06/StopDreaming.jpg" alt="Stop Dreaming Start Action" width="185" height="185" /><strong>STOP DREAMING START ACTION</strong>:<br />
Barangsiapa mengenal <a title="Blog Bisnis Internet dan Marketing" href="http://jokosusilo.com">blog JokoSusilo</a> pasti mengenal Slogan <strong><em>&#8220;Stop Dreaming Start Action&#8221;</em></strong> yang ternyata mampu memotivasi bukan hanya para anggota FormulaBisnis untuk senantiasa mengambil action, melainkan juga para blogger lainnya, yang terbukti dari berbondongnya peserta <a title="Kontes SEO Joko Susilo &quot;Stop Dreaming Start ACTION&quot; Dibuka" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/20/kontes-seo-jokosusilo-stop-dreaming-start-action-dibuka">Kontes SEO</a> yang diselenggarakan Joko Susilo. Memang agaknya itulah tujuan daripada Joko Susilo mengambil slogan tersebut.<br />
Pertanyaan Joko Susilo sebagai judul <a title="Apa Arti ACTION Bagi Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/22/apa-arti-action-bagi-anda">blognya baru-baru ini</a> sungguh membuat saya menyadari bahwa di balik SLOGAN itu tersembunyi berbagai arti yang mungkin sekali tidak semua dari kita menyadarinya.<br />
Arti yang pertama saya temukan adalah : &#8220;<strong>ACTION</strong> itu <strong>wujud semangat <span id="more-166"></span></strong>kerja kita&#8221;. Tanpa action, semangat kita betapa pun menggeloranya, akan berakhir tanpa mencapai tujuan apa pun, bagaikan mobil F-1 dalam garasi atau pesawat terbang supersonic dalam hanggar.<br />
Sebaliknya action tanpa semangat akan selalu &#8220;menunda&#8221; keberhasilan, ibarat mobil atau pesawat terbang kurang bahan bakar harus berhenti sebelum tujuan tercapai.<br />
Arti yang kedua yang teringat oleh saya adalah : &#8220;<strong>ACTION</strong> merupakan <strong>kunci sukses&#8221;</strong>. Sebab action membawa kita pada DUA KEMUNGKINAN, yaitu <strong>sukses</strong> atau <strong>gagal</strong>.<br />
Namun bagi orang penuh action <strong>kegagalan</strong> hanyalah <strong>sukses yang tertunda</strong>. Sedangkan orang <strong>tanpa action</strong> sama dengan <strong>gagal sebelum mulai</strong>.<br />
Menurut hemat saya, tertundanya keberhasilan pun sangat &#8220;tergantung&#8221; pada berbagai hal, antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>Kondisi kesiapan pribadi</strong> yang bersangkutan  untuk action, &#8211; dalam hal bisnis internet &#8211; termasuk keterbatasan kemampuan membuat webblog atau website);</li>
<li><strong>Sarana pendukung</strong> action itu sendiri;</li>
<li><strong>Cara dan jalan</strong> yang ditempuh dalam action;</li>
<li><strong>Pola pikir (mind set)</strong> masing-masing pribadi;</li>
<li><strong>Kondisi persaingan pasar</strong> produk sejenis;</li>
<li><strong>Unsur motivasi pribadi</strong> yang bersangkutan &#8211; terutama unsur motivasi internal &#8211; bukan berarti unsur<a title="Menu Blogging : Empat Sehat Lima Sempurna" href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/31/menu-blogging-empat-sehat-lima-sempurna"> motivasi external</a> tidak berperan -, bahkan motivasi external menjadi sangat berperan penting, seperti halnya artikel-artikel Joko Susilo pada umumnya, manakala kondisi motivasi internalnya lemah.</li>
</ul>
<p>Anda juga mungkin menyadari bahwa action itu ada yang SPONTAN dan ada juga yang ALON-ALON ASAL KELAKON. Hal itu dipengaruhi antara lain oleh karakter pribadi dan unsur-unsur tersebut di atas serta hambatan lainnya yang tak terduga. Jangan dilupakan, dukungan keluarga &#8211; istri dan anak-anak &#8211; dan kondisi, situasi serta suasana lingkungan merupakan unsur penentu dari terlaksananya action sesuai dengan harapan Anda, &#8211; keberhasilan Joko Susilo tidak terlepas dari dukungan penuh keluarganya.<br />
Masih menurut hemat saya, unsur ber-&#8221;Mimpi&#8221; (dreaming) merupakan unsur penting dalam hal memotivasi action seseorang, mengingat <a title="Impian Inspirasi Untuk Action" href="http://">impian</a>, angan-angan, cita-cita, obsessi atau apa pun namanya, merupakan <a title="Impian Inspirasi Untuk Action" href="http://">inspirasi untuk action</a>. Jadi partanyaannya : MENGAPA MIMPI HARUS DIHENTIKAN?<br />
Saya kira bukan maksud Joko Susilo untuk menghentikan mimpi-mimpi indah Anda. Tentu Anda maklum maksud Joko Susilo adalah : &#8220;<a title="Mewujudkan Impian dengan ACTION" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/16/blog-anda-sudah-punya-slogan-dan-tagline">Mewujudkan Impian itu dengan melakukan ACTION</a>&#8220;. Jangan hanya MIMPI.<br />
Saya yakin &#8230; seseorang yang penuh action, impiannya lebih terjamin dapat segera tercapai. Artinya, kurang action, &#8230; ya &#8230; kurang juga hasilnya.<br />
Satu hal lagi, kunci keberhasilan terletak pada ACTION PERTAMA yang diikuti resep keberhasilan yaitu action-action selanjutnya tanpa henti sampai IMPIAN-nya tercapai. Bahkan setelah tercapai impian pertama harus ada impian-impian berikutnya untuk dicapai.<br />
Nenek moyang kita sudah mengajarkan : &#8220;Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe&#8221; atau dengan kata lain: “Banyak Bekerja Tanpa Mengharapkan Imbalan”. Jadi meskipun action belum &#8220;menghasilkan&#8221; imbalan, &#8230; action terrrruuuus !!! Sampai berhasil.<br />
Karena itulah artikel ini diberi judul <strong>&#8220;Keep On Your Actions Rolling Till Your DREAMS Come True&#8221;</strong>. Harap diperhatikan &#8230; !!! Kata IMPIAN tidak ditulis dalam bentuk tunggal, &#8211; single : Dream, melainkan jamak, &#8211; plural : Dream<strong>s</strong>, artinya &#8230; buuaanyaaaak IMPIAN.<br />
Tapi, boleh dong &#8230; Anda ber-MIMPI sekaligus ACTION &#8230; untuk mewujudkan impian Anda. So, <strong>Keep On Dreaming And Take ACTIONS To Let Your Dreams Come True.</strong></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="KEEP ON YOUR ACTIONS ROLLING TILL YOUR DREAMS COME TRUE" url="http://lehmannsblog.com/?p=166"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/2009/06/keep-on-your-actions-rolling-till-your-dreams-come-true/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ACTION, Maju Selangkah &#8211; Mundur Dua Langkah</title>
		<link>http://lehmannsblog.com/2009/05/action-maju-selangkah-mundur-dua-langkah/</link>
		<comments>http://lehmannsblog.com/2009/05/action-maju-selangkah-mundur-dua-langkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 03:41:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lehmann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[dua langkah]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[ever onward]]></category>
		<category><![CDATA[hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[langkah seribu]]></category>
		<category><![CDATA[maju]]></category>
		<category><![CDATA[mundur]]></category>
		<category><![CDATA[never retreat]]></category>
		<category><![CDATA[selangkah]]></category>
		<category><![CDATA[seribu langkah]]></category>
		<category><![CDATA[sihir]]></category>
		<category><![CDATA[sulap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lehmannsblog.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Anda harus mengambil &#8220;Langkah Seribu&#8221; untuk sukses. Biasanya orang yang mengambil langkah seribu adalah orang yang lari ketakutan. Dalam hal bisnis online juga berlaku, agar anda mencapai sukses perlu mengambil langkah seribu. Dalam arti, ketakutan &#8220;tertinggal&#8221; oleh yang lain. Tapi jangan ragu untuk mengambil &#8220;langkah pertama&#8221;. Karena, sebuah filsafat mengatakan, &#8220;Seribu Langkah tidak akan tercapai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda harus mengambil &#8220;Langkah Seribu&#8221; untuk sukses. Biasanya orang yang mengambil langkah seribu adalah orang yang lari ketakutan.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-128" title="Maju Selangkah - Mundur Dua Langkah" src="http://lehmannsblog.com/wp-content/uploads/2009/05/image001.gif" alt="Maju Selangkah - Mundur Dua Langkah" width="140" height="140" />Dalam hal bisnis online juga berlaku, agar anda mencapai sukses perlu mengambil langkah seribu. Dalam arti, ketakutan &#8220;tertinggal&#8221; oleh yang lain. Tapi jangan ragu untuk mengambil &#8220;langkah pertama&#8221;. Karena, sebuah filsafat mengatakan, &#8220;Seribu Langkah tidak akan tercapai tanpa Langkah Pertama&#8221;. Jadi, selalu harus ada langkah pertama. (Lihat Mr. Action Campaign di Side Bar kanan).<br />
Dan jangan pernah mundur. Karena Bung Karno pun, tahun 1963, <span id="more-125"></span>mengatakan &#8220;Ever Onward &#8211; Never Retreat!&#8221;</p>
<p>Namun demikian, filsafat lain mengatakan, &#8220;Setiap Satu Langkah Maju harus diikuti Dua Langkah Mundur&#8221;. Lho, bagaimana mungkin ??? &#8230; Kalau begitu, nggak bisa sampai ke tujuan dong? Sabar, sabar, akan saya jelaskan.</p>
<p>Sebenarnya anda bisa mencapai tujuan &#8220;Seribu Langkah&#8221; dengan cara itu, &#8230; <a href="http://lehmannsblog.com/2009/01/bagaimana-mengamankan-kondisi-keuangan-dalam-krisis-finansial-global">ASAL TAHU CARANYA</a> &#8230; Yang penting, tahu caranya dan &#8230; dilakukan, kalau nggak &#8230; ya &#8230; nggak maju juga. Malah &#8230; GAGAL SEBELUM MULAI.</p>
<p>Begitu juga dengan bisnis online, bahwa internet bisa menghasilkan uang, banyak yang belum tahu. Dewasa ini semakin &#8220;heboh&#8221; orang mencari uang dari internet, bagi mereka yang belum tahu, mungkin dinilai sebagai hal yang mustahil. Tapi bagi sebagian orang yang sudah berhasil, merupakan hal yang mudah, seperti yang dikatakan &#8220;suhu&#8221; bisnis internet yang paling direkomendasikan, mas Joko Susilo : &#8220;Asal Tahu Caranya&#8221;, dan caranya sudah dibeberkan dalam situsnya <a href="http://formulabisnis-joss.co.cc">FormulaBisnis.com</a> dan blognya <a href="http://jokosusilo.com">JokoSusilo.com</a>.</p>
<p>Filsafat &#8220;Maju Selangkah &#8211; Mundur Dua Langkah&#8221; mengandung &#8220;pelajaran&#8221; bagi kita. &#8230; Apa pelajaran yang bisa kita tarik daripadanya?</p>
<p>Bukan Sulap, Bukan Sihir &#8230; Bukan juga Hipnotis. Silahkan buktikan sendiri. Tapi &#8230; jangan di pinggir kolam, ya. Saya nggak tanggung jawab.</p>
<p>Begini. Kalau anda ingin mencapai, &#8230; katakanlah tidak usah seribu langkah deh, tapi &#8230; sepuluh &#8230; saja. Anda harus melakukannya seperti ini: &#8230; lakukan maju satu langkah, kemudian berbalik menghadap ke belakang dan mundurlah dua langkah &#8230; dan berbalik menghadap ke depan lagi, ulangi satu langkah maju, berbalik menghadap ke belakang lagi &#8230; ulangi dua langkah mundur &#8230; dan seterusnya ulangi seperti tadi. Anda akan mencapai tujuan anda, sepuluh langkah tanpa membuang waktu dan tenaga untuk mundur. Masuk akal ??? Hwa-ha-ha-ha-ha, saya nggak nipu kan? Tapi ada filsafatnya, lho.</p>
<p>Filsafatnya begini: setiap maju selangkah, tinjaulah ke belakang &#8230; sambil terus maju (dengan melihat langkah yang telah kita ambil, sebagai &#8220;evaluasi&#8221;), &#8211; sudah benarkah langkah anda atau masih ada yang harus diperbaiki? Sambil maju lagi, perbaiki yang salah &#8230; evaluasi lagi (lihat ke belakang), begitu seterusnya.</p>
<p>Nah, sedikitnya itulah yang saya lakukan selama &#8220;Belajar Bisnis Online&#8221; ini &#8230;</p>
<p>MGBU (May God Bless U).</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://www.onlywire.com/button" title="ACTION, Maju Selangkah - Mundur Dua Langkah" url="http://lehmannsblog.com/?p=125"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lehmannsblog.com/2009/05/action-maju-selangkah-mundur-dua-langkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
