MENGGALI ILMU MENDULANG UANG


RISET PASAR AWAL KEGIATAN PEMASARAN

Marketing

SERBA-SERBI BISNIS INTERNETMasih segar dalam ingatan kita JokoSusilo.com menyajikan artikel perihal “4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu”.
Empat proses itu diawali dengan Melakukan Riset Pasar. Secara Umum Riset Pasar dapat dilakukan melalui dua sudut pandang. Pertama, sudut pandang produk, – yang akan diluncurkan -, dan kedua, sudut pandang pasar secara menyeluruh (comprehensive).
Dari sudut pandang produk, yang diamati antara lain : Siapa yang membutuhkan produk kita (target market); di mana produk itu dibutuhkan; kapan produk itu diperlukan berada di pasar; kualitas yang bagaimana yang diharapkan dari produk kita (tahan lama, tahan banting, fitur tentang fungsi produk itu a.l. user-friendly); siapa yang menjual produk sejenis (persaingan) apa keunggulan produk saingan, bagaimana kualitasnya, dsb … dsb.
Dari sisi pasar, perlu diteliti selain potensi permintaan (potential demand) dan permintaan nyata (actual demand) juga  segi-segi lainnya seperti waktu kebutuhan memuncak atau menurun, serta kecenderungan permintaan dari waktu ke waktu. Apakah meningkat terus atau ada kalanya menurun.

Yang seringkali terlupakan adalah potensi efektivitas “Media Iklan” yang menurut saya tidak kalah pentingnya. Media apa saja yang ada di pasar? Sejauh manakah iklan dapat menghasilkan “penjualan”? Bagaimanakah ratio antara pemasangan iklan dengan penjualan di masing-masing media? … dsb …dsb.
Penelitian tentang efektivitas media iklan ini dapat sekaligus berfungsi sebagai “market test” bagi produk Anda.
Nah, selama 2-minggu terakhir ini, saya mencoba mengamati media iklan online, khususnya iklan baris gratisan. Dalam kesempatan ini saya amati “IklanBarisPlus” dengan tiga produk. Hasilnya, boleh Anda nilai sendiri seperti berikut. Catatan: Tiap pemasangan selama satu minggu (7 hari).

Tabel Test Pasar

Dengan Ratio seperti Produk-1 itu, logikanya tiap 100 kali pemasangan iklan akan mendapat 375 klik. Angka ini bagi saya sangat menarik, karena ada penawaran media iklan untuk pemasangan iklan sekaligus di 200 situs. Maka kalau kita pasang iklan di media tersebut, dapat diharapkan mendapat 750 klik (pengunjung). Atau dengan kata lain, 200 hari (hampir 7 bulan) berturut-turut di satu situs akan dapat 750 pengunjung.
Mana yang lebih menarik buat Anda? Apa tindakan Anda selanjutnya?
Pertanyaan berikutnya adalah: Berapa di antara 750 pengunjung itu menghasilkan penjualan? … agaknya perlu pengamatan lebih lanjut. Dan tentu saja iklan dengan sasaran 200 situs tidaklah gratis.

Dari Grafik Market Test, dapat kita lihat gambaran minat pengunjung situs media iklan itu terhadap produk-3 paling besar sejak penempatan iklan ke-1 sampai dengan ke-4. Sementara untuk produk-2 hanya dilakukan 3x penempatan iklan, sehingga pada periode ke-3 tidak mendapat pengunjung. Hal itu sengaja dilakukan untuk melihat pertumbuhan minat yang terjadi dalam periode pemasangan ke-2 jika di periode ke-3 tidak dilakukan pemasangan iklan. Dan ternyata jumlah pengunjung tidak mengalami perubahan. Baru setelah pemasangan ke-4 dilakukan, ada tambahan 4 pengunjung.
Menurut Anda, perlukah pengamatan seperti ini? Tunggu laporan hasil pengamatan lebih lanjut.

5 Comments

5 Comments

  1. maruratNo Gravatar  •  Jun 12, 2009 @17:52

    wow….benar-benar ulasan dan analisa yang bagus. tak bisa dipungkiri jika iklan merupakan alat terpenting dan paling manjut untuk mengenalkan dan memasarkan sebuah produk ke masyarakat umum. lihat aja sendiri mana ada perusahaan iklan yang bangkrut, seperti tv, radio, majalan , koran dan media lain sebagainya tidak luput dari sorak sorai iklan. sudah menjadi umum jika pemasaran konvensional atau tradisional tidak akan menghasilkan apa-apa dibandingkan pemasaran modern yaitu dengan iklan baris. tapi kembali ke pertanyaan anda diatas, apakah dengan banyaknya iklan yang kita buat akan secara otomatis mendongkrak penjualan??? kalau soal ini saya kurang tahu prosentasenya, tapi kalau boleh jujur saya mengatakan ya…ini akan mendongkrak hasil penjualan produk, dengan catatan bahwa iklan harus dikomposisi semenarik mungkin untuk menimbulkan hasrat untuk mengetahui dan membeli produk tersebut.
    Thanks mas Lehman….salut buat anda atas analisisnya. saya akan tunggu analisis anda berikutnya.

    salam action

  2. baitul alimNo Gravatar  •  Jun 13, 2009 @14:15

    nice info and analisanya…kunjung balik ya

  3. baitul alimNo Gravatar  •  Jun 17, 2009 @12:29

    berkunjung lagi ya sobat, ada artikel baru yang menrik tipe seperti apakah anda jika dihadapkan suatu permaslahan.

  4. RickyNo Gravatar  •  Oct 28, 2010 @21:49

    keren.. ada tools khusus buat melakukan hal tersebut ga?

  5. blog wasitNo Gravatar  •  Jul 14, 2011 @14:54

    Nice info, harus rajin-rajin dong ya

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>