MENGGALI ILMU MENDULANG UANG


PENTINGNYA BERPIKIRAN POSITIF DALAM BERBISNIS

Enterpreneurship

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menjumpai berbagai tipe orang. Banyak di antaranya yang selalu berpikiran negatif (negative thinking), yang hampir tidak pernah menilai segala sesuatu dari sisi positif, baru setelah mendapat “keyakinan” yang mungkin diperolehnya dari “guru”-nya, teman sekerja, istrinya, bahkan mungkin dari mertuanya, dia berani bertindak (action). Namun, tidak sedikit pula orang yang berpikiran positif (positive thinking) yang kita kenal.
Di dalam melakukan bisnis, – baik bisnis offline maupun online, berpikiran positif lazimnya dinilai lebih baik daripada berpikiran negatif. Harus kita akui, sebenarnya banyak pelaku bisnis yang berhasil berasal dari kelompok yang berpikiran negatif. Sebaliknya, pelaku bisnis yang berpikiran positif tidak semuanya berhasil. Banyak terdengar pelaku bisnis yang jatuh bangun karena nalurinya yang terlampau banyak dipengaruhi oleh pikiran positifnya, sehingga melupakan sisi risiko yang mungkin terjadi. Kedua hal sama-sama mungkin terjadi.

Kadar Pemikiran Positif-NegatifLogikanya begini… Di dalam diri setiap orang bersarang kedua pikiran itu, namun kadarnya berbeda-beda. Ada yang kadar pikiran negatifnya hanya 10%, 25%, 30%, 40% 50% dan seterusnya. Sama halnya pikiran positive yang kadarnya bisa berbeda juga dari seorang dengan yang lainnya (lihat diagram ilustrasi), di antara keduanya tentu ada juga yang relatif berimbang, 50%-50% antara pikiran positif dan negatifnya.
Mungkin Anda pernah mengalaminya, ketika melihat Iklan Bisnis Internet Anda berprasangka negatif, jangan-jangan penipuan … , jangan-jangan cuma janji … dsb … dsb. Tapi lihatlah Bisnis Internet yang terbukti berhasil dan Kantor Baru FormulaBisnis.comteruji baru saja pindah kantor baru sebagai bukti keberhasilan Bisnis Internet, jika benar-benar ditekuni dengan kesabaran dan kesungguhan, dan tentu saja disertai dengan “harapan positif” (sukses).
Mengenai hal ini ada cerita menuturkan soal “berpikiran positif”  (positive thinking) yang membawa bisnis menuju  sukses.

Sebuah pabrik sepatu bermaksud membuka cabang usaha di salah satu negara Afrika. Untuk mendapat informasi peluang pasarnya, sang Direktur mengirim staffnya untuk melakukan pengamatan dan penelitian tentang hal itu. Pendek cerita, staffnya sudah kembali ke kantor pusat pabrik sepatu itu dan melapor kepada sang Direktur, terjadilah dialog seperti berikut.
Direktur : Nah, bagaimana hasil pengamatanmu mengenai peluang bisnis kita di sana?
Staf          : Maaf pak. Tapi sebaiknya tidak usah buka cabang usaha di sana, pak. Tidak ada peluang.
Direktur : Kamu yakin?
Staf          : 100% yakin, pak?
Direktur : Apa yang membuat kamu 100% yakin?
Staf          : Penduduk di sana semua tidak pakai sepatu, pak. Nggak ada yang perlu sepatu.
Direktur : Oh, baiklah kalau begitu.
Diam-diam sang Direktur tidak merasa yakin dan kurang puas dengan hasil pengamatan stafnya dan mengirim staf ke-2 ke negara itu dengan tugas yang sama, mengamati dan meneliti peluang pasar. Pada malam pertama staf tersebut berada di negara itu, dia menghubungi direkturnya dan inilah dialognya.
Direktur : Ada apa kamu, kok baru malam pertama sudah menghubungi saya?
Staf          : Begini, pak. Ternyata untuk membuka cabang usaha di sini peluangnya sangat besar, pak.
Direktur : Lho kok …, bagaimana bisa begitu?
Staf          : Semua penduduk di sini  belum punya sepatu.
Direktur : Oh, baik kalau begitu. Kesempatan pertama besok, kamu segera pulang.
Tidak lama kemudian dibukalah cabang usaha sepatunya di negara tersebut dan … staf ke-2 itulah yang menjadi pemimpinnya.
Cerita ini menyampaikan pesan betapa pentingnya “pikiran positif” dalam berbisnis.

Bagaimana dengan posisi Anda? Positif >50%, atau Negatif >50%?

6 Comments

6 Comments

  1. MunirNo Gravatar  •  Oct 17, 2009 @00:35

    saluut pak…thank’s pada ngingetin qta…meski sdh pernah tau tp banyak lupanya..thank’s again…

  2. sumartonoNo Gravatar  •  Oct 25, 2009 @21:35

    Penngguna internet di Indonesia masih belum merata. Kalau dihubungkan dengan cerita di atas, berarti peluang bisnis internet di negara kita masih sangat prospektif. Salam Mas Lehmann.

  3. LehmannNo Gravatar  •  Oct 25, 2009 @22:03

    Terima kasih mas Martono, sudah lama tidak saling berkunjung. Sekali berkunjung tadi, lho kok sudah pindah “rumah” ya. Selamat deh. Betul mas, bisnis internet di Indonesia masih besar peluangnya. Penggunanya saja baru sekitar 2,5 juta orang dari … katakanlah dari 60 juta pemilik komputer.

  4. andry sianiparNo Gravatar  •  Oct 25, 2009 @23:52

    salam super,,,
    betul bos,,, mindset positif itu memnag harus dibangun sejak awal kita bekerja .
    supaya hasilnya positif juga ya ?

  5. kesehatanpribadiNo Gravatar  •  Mar 19, 2010 @11:08

    salam sehat mas lehman……
    pengguna internet meningkat terus tp msh sedikit jika dibanding penduduk indonesia yg 200jt an
    jadi positif thinking ah…
    biar bisnis online yg mau dirintis nih bisa sukses seperti master online joko susilo

  6. LakieshaNo Gravatar  •  Jan 12, 2016 @15:12

    Time to face the music armed with this great infotmarion.

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>