MENGGALI ILMU MENDULANG UANG


Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet – Kontroversi “Menjadi Ahli”

Advertising

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet telah berhasil menarik perhatian dan minat ratusan bahkan mungkin ribuan para blogger di Indonesia, bahkan mungkin ada juga yang berdomisili di luar negeri.
Sejak tanggal 5 Juli s/d 3 Oktober 2011 Kontes SEO Joko Susilo mengetengahkan produk InstanX.com – Jadi Expert Tanpa Ribet, suatu solusi sederhana dalam bisnis internet bagi para pelaku bisnis online tanpa harus ribet dan capek menjadi ahli terlebih dulu.
Dalam salah satu artikel saya beberapa waktu lalu, saya kemukakan pendapat salah seorang copywriter dunia yang sukses, Joseph Sugarman, sbb:

“Untuk bisa menjual produk Anda, Anda harus menjadi “ahli” mengenai produk yang akan Anda jual”.
Menjadi “ahli” yang dimaksudkan di sini, dalam arti mempelajari tentang produk yang bersangkutan untuk memperoleh pengetahuan khusus agar Anda dapat memberi informasi yang benar dan nyata tentang produk itu kepada prospek Anda.
Nah, di sini mungkin Anda melihat adanya suatu kontroversi.
Di satu sisi, menurut Joko Susilo dalam “ilmu InstanX”, untuk bisa melakukan bisnis internet, dengan menggunakan Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet, Anda tidak perlu untuk repot “menjadi ahli”. Di sisi lain, menurut Joseph Sugarman, – kebetulan keduanya berinitial JS -, Anda harus “menjadi ahli” agar bisa menjual produk Anda.
Saya melihat antara “tanpa harus menjadi ahli” dari kacamata Joko Susilo dengan “harus menjadi ahli” dalam pandangan Joseph Sugarman, bukanlah suatu kontroversi, melainkan keduanya melihat dari sudut pandang yang berbeda.
Joko Susilo melihatnya dari sisi “seluk beluk penciptaan produk”, sementara Joseph Sugarman melihatnya dari segi “penyampaian informasi tentang produk”.
Dengan demikian, kedua prinsip tersebut dapat berjalan seiring, bahkan “bergandeng-tangan”, bahu membahu. Kedua pendapat itu pun dapat, bahkan patut, diberikan pembenaran, dikompromikan. Mengapa?
Inilah penjelasannya.
Dalam hal seluk beluk penciptaan produk, boleh saja Anda tidak memiliki keahlian, karena Anda bisa saja menyewa/membayar keahlian orang lain dengan cara “outsourcing atau maakloon” . Namun jika Anda punya “toko” (dalam wujud website atau blog) yang akan menjual sendiri produk tersebut, secara mutlak Anda perlu menguasai informasi (ahli) tentang produk tersebut, meskipun Anda “dapat menugaskan” orang lain juga (outsourcing) untuk mem-formulasi-kan dan mem-visualisasi-kan informasi tersebut ke dalam bentuk nyata seperti copywriting untuk sales letter, brochures, design iklan, banner, video, tv-spot dsb.
Di sinilah kekuatan yang Anda peroleh dari Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet. Anda bebas dari “keharusan menjadi ahli”. Anda tidak perlu menjadi ahli seperti Joko Susilo, di mana ia adalah seorang “pencipta produk” sekaligus seorang “marketer”. Kalau Anda kemudian ingin menjadi ahli seperti Joko Susilo, – setelah bisnis Anda berjalan -, … adalah lain soal.
Bagaimana pendapat Anda?

2 Comments

2 Comments

  1. placenta injectionNo Gravatar  •  Mar 25, 2012 @05:50

    Very interesting your posting, thanks for putting up.

  2. batik tulis jogjaNo Gravatar  •  Jan 21, 2013 @19:51

    I’m like your article…

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>