MENGGALI ILMU MENDULANG UANG


Mungkinkah SUKSES Anda Dihitung?

Motivasi

Sekitar dua tahun yang lalu (2011), ada artikel di jokosusilo.com tentang 10-tips sukses untuk bisnis online dan tentang kesiapan diri menghasilkan uang dari internet secara fulltime.
Input-Output DiagramDi sana diuraikan berbagai ketentuan mulai dari tahapan berbisnis dan upaya persiapan diri baik  persyaratan untuk fulltime dalam bisnis maupun persyaratan untuk akhirnya mencapai sukses.
Sebagai pelaku bisnis, baik offline maupun online, tentu Anda berharap untuk sukses bukan? Memang itulah salah satu tujuan bisnis.
Menurut Joko Susilo, dalam bisnis ada 3 tahapan yang lazimnya kita lalui:

  •     Fase merangkak (income for today)
  •     Fase berjalan (income for tomorrow)
  •     Fase berlari (income for life)

Siapa pun yang ingin mencapai passive income (income for life) pasti akan melalui tahapan tersebut, dan siapa pun yang ingin melakukan bisnis secara fulltime perlu punya persiapan, yaitu:

  •     Siap kerja keras.
  •     Siap keluar modal.
  •     Siap lakukan penawaran.
  •     Siap berkembang.
  •     Siap ber-mindset positif.

Rasa-rasanya 5-hal tsb benar semua dan saya yakin Anda sudah lakukan untuk FULLTIME. Tapi Anda mungkin merasa bahwa proses masih harus berlangsung lebih lama, karena mungkin di sini ada yang menghambat. Mungkin kerja kerasnya salah arah, alias tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Mungkin juga modal materi yang masih tersendat-sendat, terutama untuk promosi alias “penawaran”, walau modal tenaga dan waktu sudah disediakan. Atau mungkin peralatan / perlengkapan untuk penawaran yang masih kurang sepadan, misalnya website atau blog dan copy writing utk iklannya dsb. Dengan demikian kesiapan untuk berkembang jadi terhambat. Sehingga evaluasi dan belajar (termasuk dari komentar kawan-kawan di blog Anda) merupakan bagian dari proses yang harus kita jalani.
Selain itu Joko Susilo menguraikan 10-tips sukses untuk Anda yang sedang berbisnis online.

  1.  Lakukan Riset;
  2. Tetapkan Tujuan;
  3. Jangan menunggu (aktif);
  4. Fokus;
  5. Kelola resiko;
  6. Bangun Jaringan;
  7. Marketing;
  8. Tidak mudah menyerah;
  9. Tidak mudah bosan;
  10. Bertahap.

Empat Unsur SUKSES

Rumit juga ya, ingin mencapai sukses. Ya, begitulah segalanya harus melalui jerih payah dan upaya (action) kita sendiri. Namun pada dasarnya tidak serumit kelihatannya. Pada hakekatnya SUKSES itu bisa kita capai dengan 3 unsur utama, UPAYA (Action), KETRAMPILAN (Skill) dan PENGETAHUAN (Knowledge).
Supaya kita melihatnya tidak terlampau rumit, mari kita kelompokkan variabel kriteria yang kelihatan rumit tadi ke dalam 3 kelompok unsur tadi. Tapi jangan dilupakan bahwa dalam melakukan bisnis diperlukan juga PERALATAN (Tools) yang merupakan unsur pendukung. Dalam hal bisnis online sedikitnya diperlukan komputer berikut perangkat pelengkapnya.

Menghitung SUKSES

Pada hakekatnya menghitung sukses bukanlah hal yang musthil. Mencapai sukses adalah sama dengan mencapai HASIL YANG DIHARAPKAN / DITARGETKAN (OUTPUT), dengan perangkat yang KITA GUNAKAN (INPUT).
Menghitung hasil dengan cara itulah yang disebut INPUT/OUTPUT Analysis.
Input-Output AnalysisUntuk bisa hasil/sukses itu kita hitung, mari kita kelompokkan ke dalam ACTION, apa yang harus Anda lakukan, untuk ACTION mana Anda memerlukan SKILL, ACTION apa yang memerlukan KNOWLEDGE dan apa yang memerlukan TOOLS, kemudian beri bobot pada empat kelompok unsur INPUT tersebut, misalnya ACTION kita beri bobot 50; SKILL 25, KNOWLEDGE 15 dan TOOLS 10, jumlah bobot adalah 100.
Untuk perhitungannya kita pergunakan formula di bawah:[(ACTION+SKILL+KNOWLEDGE+TOOLS) dibagi 100] ==> [(A+S+K+T)/100].
Sekarang kita misalkan, dengan kapasitas penuh (100%), dalam sebulan Anda menghasilkan Rp.10 juta.
Tapi karena sesuatu hal, Anda hanya melakukan 50% ACTION, dengan menggunakan SKILL 60% dan menggunakan KNOWLEDGE 40% serta TOOLS 90%, maka hasilnya tidak akan mencapai Rp.10 juta, melainkan [(50%x50)+(60%x25)+(40%x15)+(90%x10)]/100 = [(25+15+6+9)/100] = 55% x Rp.10 juta = Rp.5,5 juta.
Dengan demikian kita bisa mengambil kesimpulan bahwa jika kinerja salah satu unsur menurun akan menyebabkan turunnya hasil yang kita capai. Kemudian dapat kita lakukan evaluasi apakah kegiatan (ACTION), sudah benar dan cukup dilakukan, atau kita kaji kembali apakah SKILL, KNOWLEDGE dan TOOLS yang kita gunakan sudah cukup memadai.
Anda ingin berkomentar?

5 Comments

5 Comments

  1. Kang IsmetNo Gravatar  •  Apr 12, 2013 @10:54

    Betul sob, semuanya harus berproses, tidak ‘bisa sim salabim abra kadabra’ kayak di film2 🙂

  2. LehmannNo Gravatar  •  Apr 28, 2013 @12:57

    Makasih, kang. Udah balik dari umrohnya?

  3. Peluang Usaha RumahanNo Gravatar  •  Dec 9, 2013 @12:17

    sippp bro…. mantap… dan yang paling terpenting adalah actionnya 🙂

  4. LehmannNo Gravatar  •  Dec 12, 2013 @15:20

    Terima kasih utk kunjungan dan dukungannya. Betul sekali … action adalah yang terpenting … tiada action tak akan ada hasil. Kalau pun action-nya kurang banyak atau kurang memadai … belum tentu ada hasil juga … perlu evaluasi dan upaya perbaikan. Trims sekali lagi.

  5. AlvieNo Gravatar  •  Nov 26, 2014 @09:38

    Setuju, salah satu faktor pentingnya action, kalau gagal ya action lagi 🙂

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>