MENGGALI ILMU MENDULANG UANG


EVALUASI KINERJA BISNIS INTERNET

Business

“Ketika sudah jelas bahwa tujuan tidak akan tercapai, janganlah tujuannya yang disesuaikan melainkan sesuaikanlah langkah-langkah Anda untuk mencapainya”, Confusius (551-479 SM) – filosof dan guru terkemuka asal China.

Seperti pernah saya tulis dalam artikel terdahulu, setiap Anda telah melangkah maju, menghadaplah ke belakang, – sambil melangkah mundur agar langkah Anda tidak berkurang atau terhenti -, dengan maksud untuk mengambil kesempatan meng-evaluasi langkah-langkah Anda terdahulu. Apakah langkah Anda sudah benar dengan keberhasilan seperti yang Anda harapkan / targetkan? Atau apakah ada langkah Anda yang harus disesuaikan agar target atau tujuan Anda dapat tercapai sesuai harapan?

Mungkin Anda bertanya-tanya, – seperti pertanyaan yang sering timbul di benak saya -, mengapa target / tujuan Anda tidak memberikan hasil yang “memuaskan”? Anda tidak akan pernah mendapat jawabannya jika Anda tidak pernah meng-evaluasi kinerja bisnis Anda. Tentang hal itu, jokosusilo.com baru-baru ini menampilkan artikelnya yang mengutarakan beberapa poin yang dapat dijadikan pegangan untuk di-evaluasi, yaitu:

  • Pendapatan. Ini poin pertama yang penting untuk diukur. Bagaimana dengan pendapatan bisnis internet anda tahun ini?
  • Jumlah konsumen. Berikutnya adalah jumlah konsumen. Bagaimana dengan jumlah konsumen, apakah juga terjadi peningkatan?
  • Jumlah prospek. Selanjutnya adalah jumlah prospek. Bagaimana dengan jumlah prospek anda tahun ini?
  • Jumlah Konten. Berapa banyak konten blog yang anda buat tahun ini?
  • Pengunjung situs web. Bagaimana dengan pengunjung situs web anda? Adakah peningkatan? Berapa pengunjung baru web anda dan berapa banyak pengunjung berulang?
  • Jumlah pelanggan. Berapa banyak tambahan jumlah pelanggan blog yang selalu menantikan update terbaru blog anda?
  • Penggemar fans page. Bagi yang punya fans page di Facebook, bagaimana dengan jumlah penggemar. Berapa banyak penambahannya?

Ada tambahan dari kiosislami.com yang perlu juga di-evaluasi, yakni: pagerank di google, alexa dan backlink. Informasi di atas, baik dari jokosusilo.com maupun dari kiosislami.com memberikan petunjuk poin apa saja yang perlu di-evaluasi.

Di sini saya ingin berbagi pengalaman. Selama satu tahun terakhir, – Januari 2010 s/d Desember 2010 -, saya melakukan “pencatatan” atas kinerja promosi, khususnya iklan online, yang saya nilai juga perlu mendapat perhatian untuk di-evaluasi.

Namun, perlu kiranya dicatat, bahwa saya belum punya produk sendiri, hanya betindak sebagai Business Affiliate atau Reseller, dan belum punya website sendiri. Maka, yang dimaksud dengan Site-Visit adalah kunjungan ke situs pemilik produk (Affiliate Merchant). Dari pengamatan atas 20 periode kampanye tersebut ditemukan beberapa hal dan dapat disimpulkan bahwa:

  • Iklan tidak selalu menghasilkan pembeli;
  • Iklan bisa menghasilkan “Hits/clicks“, namun belum tentu menghasilkan “Visit“, dengan demikian tidak menghasilkan pembeli;
  • Visit ke situs affiliate merchant yang terjadi dari iklan Anda, tidak selalu pula menghasilkan penjualan.
  • Di antara 20 periode tersebut ada 4 periode tanpa iklan yang menghasilkan Visit;
  • Periode tanpa iklan, otomatis tidak menghasilkan Hits/clicks, namun bisa menghasilkan Visit, yang datang dari link lainnya, antara lain “backlink“, di social networks dsb., yang berpeluang juga menghasilkan penjualan, – measki belum pasti -.
  • Bagaimana pun, dengan promosi yang telah dilakukan, memberikan hasil yang kurang memuaskan, – untuk tidak disebut mengecewakan -, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan promosi jika ingin meraih penjualan yang lebih baik.

Yang menarik dari temuan tersebut adalah:

  • Total visits 189 (th.2009) dan 197 (th.2010) masing-masing hanya menghasilkan 1 (satu) sales.
  • Hal itu menunjukkan bahwa untuk mendapatkan penjualan 10 kali lipat, logikanya … periode iklan harus ditingkatkan 10 kali lebih gencar, bahkan mungkin lebih dari 10 kali.
  • Selain itu, promosi bisnis Anda harus dilakukan dengan berbagai cara dan media di samping tautan iklan online, termasuk dengan cara dan media “offline“.

Dengan hasil seperti tersebut di atas, tentu saja tidak memuaskan dan membuat saya, – mungkin juga Anda -, merasa ada sesuatu yang tidak benar, atau dengan kata lain harus disesuaikan untuk mencapai hasil yang “memuaskan” tahun berikutnya.

Menurut  Confusius, “Jangan Tujuannya yang disesuaikan, melainkan langkah yang kita ambil harus disesuaikan agar Tujuan tercapai sebagaimana harapan”.

Berbicara tentang HARAPAN, menurut Vaclav Havel (1936-2003), penyair, dramawan, Presiden Cekoslovakia: “Harapan bukanlah keyakinan bahwa sesuatu akan berakhir dengan baik, melainkan kepastian bahwa sesuatu itu masuk akal, terlepas dari bagaimana kenyataannya”.

Tetap SEMANGAT!

3 Comments

3 Comments

  1. Fenny FerawatiNo Gravatar  •  Jan 18, 2011 @11:50

    ,,,evaLuasi yang bagus mas,,

    Ratio na masih keciL ya mas = 200 : 1,, perLu ada nya peningkatan ne mas,,
    karena daLam ratio bisnis Fenny biasanya 10 : 3,,,
    langkah-langkah yang tepat memang sangat menunjang,,
    aLhamdulillah Fenny berbisis bersama Dini Shanti, ibu rumah tangga dengan penghasilan 40juta/bulan dari bisnis Online,_

    Semoga sukses di tahun 2011 🙂

  2. LehmannNo Gravatar  •  Jan 20, 2011 @11:27

    Makasih Fenny atas kunjungan dan komentarnya. Hebat ya sdh sampai 40juta/bulan. Barangkali Fenny bisa “bagi” resepnya spy Lehmann bisa juga meraih 40juta/bln. He-he-he??

  3. Jasa Penulis ContentNo Gravatar  •  Feb 10, 2011 @13:26

    wawww…bagus mas…evaluasi nya..

    senang bisa mampir di blog anda…

    salam kenal…

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>