Browsing the archives for the Enterpreneurship category.


Kiat Bisnis Ideal Bermodal Kecil

Enterpreneurship

Dalam salah satu artikel terdahulu *1), saya menulis tentang Bisnis Ideal di mana dikemukakan salah satu kriterianya adalah “dibutuhkan semua orang”. Selain itu, dalam
artikel yang sama dikemukakan pula tentang beberapa prinsip mendasar yang berkaitan dengan kegunaan (utility) suatu produk, ada kegunaan karena bentuknya (form utility),
kegunaan atas dasar waktu (time utility), kegunaan atas dasar tempat (place utility) dan kegunaan karena kepemilikannya (pocession/ownership utility).
Dalam hal Anda ingin membuka bisnis, Anda tinggal memilih kelompok produk yang ingin Kiat Bisnis IdealAnda tawarkan kepada kelompok konsumen/pemakai tertentu. Masalah yang kita hadapi
pertama-tama adalah masalah kecukupan “modal” (keuangan). Dalam hubungan ini Anda dihadapkan pada pilihan produk semacam apa yang ingin Anda perdagangkan . Di sini Anda
perlu menilai beberapa jenis produk yang dapat Anda tawarkan atas dasar pertimbangan Bisnis Ideal tadi. Apakah produk tersebut tergolong pada:

Continue Reading »

No Comments

Beberapa Prinsip Populer dalam Berbisnis

Enterpreneurship

Saya sering mendengar, – mungkin Anda juga -, beberapa pelaku bisnis mengatakan bahwa dalam berbisnis banyak prinsip yang harus kita pegang teguh supaya bisnisnya sukses. Yang saya tahu ada beberapa prinsip yang dipegang kalangan bisnis, antara lain bahwa :

  • Waktu adalah Uang;
  • Mancing Ikan Besar, Umpannya Besar. Pebisnis Amerika mengatakan, kalau kamu hanya berumpan “kacang” hanya akan mendapat “monyet” (bukan gajah);
  • Untung sedikit, asal laku banyak, dsb., dsb.

Lain lagi dengan pakar Pemasaran Philip Kotler yang menyatakan bahwa marketing itu tidak hanya dilakukan oleh pihak penjual saja, melainkan pihak pembeli pun melakukannya. Dalam hubungan ini banyak orang bertanya, termasuk mahasiswa saya (sewaktu saya masih mengajar), – mungkin Anda juga bertanya-tanya -, masa iya sih? Mengenai hal ini, di Indonesia, sangat banyak dan mudah dijumpai sebagai bukti bahwa pemasaran itu dilakukan juga oleh pembeli. … Tahan dulu. Nanti saya beritahukan di akhir artikel ini.

Waktu adalah Uang

Prinsip yang satu ini mudah diucapkan, susah dilaksanakan. Maksud dari prinsip yang berbunyi agak sloganistis itu tidak secara harfiah, yang berarti kalau kita punya waktu maka kita punya uang, bukan itu, melainkan merupakan prinsip bagi pebisnis agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk sesuatu yang bisa menciptakan uang. Artinya, menggunakan waktu secara produktif, apakah untuk berproduksi, atau mencari pelanggan / pembeli dengan cara promosi dan sejenisnya.
Meskipun demikian ada kegiatan atau pekerjaan yang menghasilkan uang sesuai

Continue Reading »

5 Comments

MENGUBAH PEMIKIRAN NEGATIF MENJADI POSITIF

Enterpreneurship

Pernahkah Anda mencoba merenung, apakah Anda seorang yang berpikiran positif (positive thinking) atau negatif (negative thinking)? Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjadikan Anda positive tinking. Silahkan Anda mencoba.

1. Ketika Anda melihat atau membaca iklan “Bisnis Internet”, komentar apa yang muncul di benak Anda, inikah …?

  • Ah, mustahil;
  • Allaa, bohong aja;
  • Penipuan tuh;
  • Yang bener aja;
  • Tidak mungkin laaah, dsb., dsb.

Tentu saja masih banyak lagi pernyataan yang negatif seperti itu. Anda bisa

Continue Reading »

1 Comment

PRODUK BISNIS IDEAL SEKILAS PANDANG

Enterpreneurship

Dalam blognya beberapa waktu lalu, Joko Susilo.com menampilkan artikel tentang Bisnis Ideal di mana dikemukakan salah satu kriterianya adalah “dibutuhkan semua orang”. Jadi salah satu bisnis yang ideal itu menyangkut produk (barang atau jasa) yang dibutuhkan semua orang.
Membaca hal itu saya jadi teringat kembali pada prinsip-ekonomi yang sangat mendasar, bahwa pada dasarnya produk itu, – barang atau jasa -,  terbagi dalam beberapa kelompok berdasarkan “kegunaannya” (utility), antara lain:

  • form utility, terutama kelompok produk barang yang karena perubahan bentuknya jadi lebih berguna atau kegunaannya jadi berubah, semisal kain cita yang dibentuk menjadi baju atau celana atau pun lain bentuk;
  • time utility, kelompok produk ini hanya berguna pada waktu-waktu tertentu, pakaian musim dingin banyak bermanfaat pada waktunya;
  • place utility, kelompok produk ini kegunaanya hanya di tempat-tempat tertentu, misalnya pakaian musim dingin hanya bermanfaat di negara bercuaca dingin dan sebaliknya untuk pakaian daerah tropik;
  • possession (ownership) utility, kelompok produk yang lebih banyak berguna karena pemilikannnya, orang yang tidak memilikinya tidak memperoleh kegunaannya.

Di samping itu ada pengelompokkan lain yang berdasarkan fungsi dan frekwensi pembeliannya, seperti :

  1. barang konsumsi yang dibutuhkan semua orang dan dibeli sehari-hari (consumer goods) contohnya sembako;

    Continue Reading »

2 Comments

ANDA BERJIWA PEGAWAI ATAU BERJIWA INVESTOR?

Enterpreneurship

Saya yakin Anda pernah mendengar nama Robert T. Kyosaki, warganegara Amerika keturunan Jepang, tinggal di Hawaii. Ia adalah seorang motivator bisnis yang menulis buku The Cashflow Quadrant, – Kwadran Aliran Uang. Ia bukan hanya sekedar motivator bisnis, melainkan juga motivator “kebebasan finasial” (financial freedom) melalui bukunya yang tersohor Rich Dad, Poor Dad, – Ayah Kaya, Ayah Miskin.
Ia mengatakan bahwa atas dasar motivasinya dalam mencari nafkah, seseorang dapat dikelompokkan ke dalam salah satu atau mungkin dua kwadran sekaligus, yang masing-masing disebutnya sebagai kelompok pegawai, kelompok pekerja bebas, kelompok pemilik bisnis dan kelompok penanam modal.
Kwadran itu sendiri, sebagaimana Anda pelajari di sekolah, adalah seperempat bagian dari sebuah bidang (bulat, persegi atau lonjong tidak masalah).

SERBA-SERBI BISNIS INTERNET

Cashflow Quadrant

Masing-masing kwadran menunjukkan tempat masing-masing kelompok orang dengan diberi notasi E (Employee) bagi kelompok pegawai, S (Self-employed) untuk kelompok pekerja bebas atau pekerja lepas, – saya lebih suka dengan sebutan “pekerja mandiri” -, B (Business Owner) untuk kelompok pemilik bisnis dan I (Investor) bagi kelompok penanam modal, – lihat ilustrasi. Robert T. Kyosaki membedakan antara kwadran yang berada di sisi kiri dengan yang di sisi kanan. Kelompok kwadran sisi kiri, – E dan S -, dinilainya sebagai kelompok yang

Continue Reading »

7 Comments

SEBERAPA BESAR HASIL UPAYA ANDA MENUJU SUKSES?

Enterpreneurship

Dalam upaya mencapai sukes di bidang apapun, Anda dihadapkan pada beberapa persyaratan (conditions). Acapkali persyaratan itu sekilas terlihat “mudah”, tapi dalam kenyataannya tidak semudah tampaknya. Pernahkah Anda terfikir untuk mengukur atau mengkaji hasil upaya Anda untuk mencapai SUKSES? Anda pasti sering mendengar atau membaca bahwa salah satu persyaratan itu adalah KERJA-KERAS (Hard Work), di samping PENGETAHUAN (Knowledge) dan PERILAKU (Attitude). Hal itu Anda kenal juga dalam dunia pendidikan yang pada dasarnya bertujuan mencetak tenaga kerja yang “terlatih”, “berpengetahuan lebih luas” dan “perilaku”-nya berubah yang menjadikannya “tenaga kerja profesional”.
Tapi bagaimana Anda mengukur HASIL kerja-keras Anda dan PERAN pengetahuan dan perilaku Anda dalam hubungan dengan upaya mencapai SUKSES tersebut?
Dalam salah satu artikel terdahulu, untuk mencapai sukses memerlukan kerja-keras tanpa henti, dan dalam artikel lainnya, cita-cita Anda untuk sukses menjadi “pelaku terbaik”

Continue Reading »

No Comments

KEBERHASILAN ANDA TIDAK TERGANTUNG PADA NASIB ANDA

Enterpreneurship

Ya! … Keberhasilan Anda Tidak Tergantung hanya pada Nasib Anda, … melainkan juga pada Usaha Anda.

Suatu saat saya membaca email dari teman maillist yang mengisahkan keberhasilan seorang pengusaha di bawah judul: “Nasib dan Usaha

Saya berfikir, ada baiknya kisah itu disebarkan kepada teman-teman lainnya, mengingat isinya yang mengandung “pelajaran” yang sangat berharga. Adapun kisahnya seperti di bawah ini.

NASIB DAN USAHA (Seperti dikisahkan oleh Beben)

Kisah seorang konglomerat dan pengusaha kaya dan menurut banyak pihak, kekayaan itu diperoleh benar2 dari nol. Karena itu, apa yg dilakukannya mampu menginspirasi banyak orang.

Suatu ketika, ada seorang pemuda ingin belajar, menimba pengalaman dari sang pengusaha tersebut. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya sang pemuda berhasil menemui si pengusaha sukses.

“Terimakasih Bapak mau menerima saya. Terus terang saya sangat ingin

Continue Reading »

4 Comments

MEMILIH TOPIK BLOG ANDA

Enterpreneurship

Pilihlah Topik Blog Anda Agar Berhasil.

Keberhasilan blog Anda merupakan hasil jerih payah serta pengorbanan atas waktu dan upaya Anda.
Apa tolok ukur keberhasilan bagi Anda?
Tiap orang mempunyai tolok ukur yang berbeda mengenai keberhasilan, tergantung pada “Apa yang menjadi harapan Anda pada saat memulai kegiatan blogging”, bahkan sebelumnya lagi. Minimal pemilik blog mengharapkan blognya banyak pengunjung dan pembacanya, dan tentu saja jika blog itu berkaitan dengan bisnis, maka “penjualan” juga bisa menjadi tolok ukur keberhasilan blog Anda.
Agar blog Anda berhasil ada beberapa tip yang dapat Anda ikuti dalam memilih topik yang akan Anda sampaikan dalam blog yang Anda harapkan akan membawa Anda ke jalur menuju tercapainya tujuan blogging Anda.

  1. Topik yang Anda pilih harus menyangkut hal yang Anda sukai.
    Jika Anda menyukai suatu topik, sudah pasti Anda akan senang hati meng-update blog Anda setiap saat. Blog yang di-update beberapa kali dalam sehari akan dengan mudah mencapai sukses. Jika blog Anda berada dalam jalur sukses, Anda perlu memelihara isi blog Anda selalu “baru” yang berarti Anda perlu meng-update blog Anda secara konsisten. Anda dapat melihat blog jokosusilo yang selalu menampilkan topik-topik baru dalam tempo yang singkat, kadang sehari dijumpai dua topik baru, paling sedikit tiap dua hari ada topik baru. Yakinkan diri Anda bahwa topik yang Anda pilih merupakan

    Continue Reading »

4 Comments

PERLUNYA NIAT, TEKAD DAN UPAYA UNTUK MENCAPAI PERUBAHAN

Enterpreneurship

Banyak di antara Anda yang ingin melakukan perubahan diri untuk sukses. Namun lingkungan membuat Anda tidak berbuat apa pun untuk berubah. Artikel ini mengisahkan tentang “perlunya niat, tekad (internal motivation) dan upaya” atau “action” untuk mencapai suatu perubahan bagi kepentingan diri sendiri dan/atau bagi kaumnya.  Inilah kisahnya …  Selamat menikmati.

KISAH SANG ELANG

SERBA-SERBI BISNIS INTERNETSeorang petani menemukan sebuah telur di sawahnya, dan ternyata telur yang ditemukannya itu adalah telur seekor elang. Namun si petani tersebut tidak menyadarinya.

Wah..lumayan nih dapet sebutir telur , bisa untuk tambahan menu makanan hari ini, pikir si petani. Sesampainya di rumah, petani tersebut urung melakukan niatnya, melihat bentuk telur itu yang agak besar dan berbeda dengan telur ayam biasanya.

Akhirnya si petani tersebut menaruh telur elang tersebut di kandang seekor ayam betina di belakang rumahnya untuk di erami.

Hari berganti hari, dan akhirnya telur elang itupun menetas bersama dengan telur- telur ayam lainnya. Masa kanak-kanak elang tersebut dihabiskan dengan anak-anak ayam yang lain. Dan akhirnya tingkah elang tersebut pun seperti layaknya ayam yang lain.

Si anak elang menjalani kehidupannya seperti ayam, seperti yang dilakukan sang saudara tirinya, mencari cacing,bermain dengan ayam-ayam.

Sehingga suatu saat dia melihat ada seekor elang terbang diatas mereka, sang anak elang pun terpana melihat elang tersebut terbang bebas diangkasa. “Wah enak ya si elang bisa terbang bebas”, kata si anak elang tersebut. ”Jangan mimpi deh, kamu kan ayam nggak bisa terbang seperti mereka”, kata saudara tiri si elang tersebut.

Anak elang tersebut tumbuh dewasa. Badannya semakin tegar, sayapnya

Continue Reading »

2 Comments

PENTINGNYA BERPIKIRAN POSITIF DALAM BERBISNIS

Enterpreneurship

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menjumpai berbagai tipe orang. Banyak di antaranya yang selalu berpikiran negatif (negative thinking), yang hampir tidak pernah menilai segala sesuatu dari sisi positif, baru setelah mendapat “keyakinan” yang mungkin diperolehnya dari “guru”-nya, teman sekerja, istrinya, bahkan mungkin dari mertuanya, dia berani bertindak (action). Namun, tidak sedikit pula orang yang berpikiran positif (positive thinking) yang kita kenal.
Di dalam melakukan bisnis, – baik bisnis offline maupun online, berpikiran positif lazimnya dinilai lebih baik daripada berpikiran negatif. Harus kita akui, sebenarnya banyak pelaku bisnis yang berhasil berasal dari kelompok yang berpikiran negatif. Sebaliknya, pelaku bisnis yang berpikiran positif tidak semuanya berhasil. Banyak terdengar pelaku bisnis yang jatuh bangun karena nalurinya yang terlampau banyak dipengaruhi oleh pikiran positifnya,

Continue Reading »

6 Comments
« Older Posts