Jika Anda membaca judul di atas, dapat dipastikan Anda akan berkomentar
“Ya iyyya, lah”. Kalau begitu, Anda sependapat dengan saya.
Banyak kita melihat dan mendengar iklan yang pada umumnya ditulis dengan kata-kata yang indah, disain yang artistik, iklan TV yang sangat impressive sampai yang bombastis, dan secara tidak sadar kita menyukainya. Namun, pernahkah ada iklan seperti itu membawa kita membeli suatu produknya? Jika jawabannya “Ya”, berarti iklan itu berhasil menjual.
Iklan tidak dibuat/ditulis agar “disukai”, melainkan mempunyai tujuan akhir, yaitu meningkatkan penjualan dan keuntungan bagi pemasang iklannya.
Oleh karena itu Claude Hopkins mendefinisikan “copywriting” sebagai: “Salesmanship in Print” (Keahlian Menjual Dalam Bentuk Tercetak). Sementara Judith Charles mendefinisikan: “Copywriter” adalah “A Salesperson behind a Typewriter” (Seorang Penjual Di Belakang Mesin Tik).
Jadi, apa kira-kira persyaratan untuk menjadi seorang “Copywriter” yang menulis text iklan (Copywriting) yang mampu menjual (selling)?
Kadang-kadang, sebuah iklan yang ditulis secara sederhana dan langsung pada sasaran (direct), lebih berhasil dengan baik memenuhi kewajibannya “menjual”. Jika Anda menulis iklan ingatlah akan hal itu, seakan-akan hidup Anda sangat tergantung pada konsep itu.
Konsep tersebut berlaku untuk semua pekerjaan copy writing, untuk iklan, brochure, sales letter, katalog (termasuk e-book) dsb.
Agar hasil copywriting Anda menjual dengan baik, diperlukan sedikitnya 3 (tiga) hal:
1. Dapatkan perhatian prospek Anda;
2. Komunikasikan manfaat produk dan pelayanan/jasa Anda;
3. Bujuk-rayulah prospek Anda agar segera mengambil tindakan (sesuai yang Anda inginkan);
Untuk keperluan itu, Joseph Sugarman – salah seorang copywriter yang berhasil di dunia -, menyatakan bahwa persiapan yang diperlukan seseorang untuk menjadi copywriter profesional memerlukan dua macam pengetahuan, yaitu pengetahuan umum dan pengetahuan khusus. Keduanya berbeda satu dari lainnya.
Pengetahuan Umum:
Copywriter terbaik di dunia kebanyakan merupakan orang-orang yang selalu ingin tahu (curious) tentang berbagai hal, banyak membaca, punya hobby banyak, suka melakukan perjalanan (traveling), kerapkali menguasai berbagai ketrampilan, – karena mudah bosan dengan suatu ketrampilan -, kemudian mencari ketrampilan baru untuk dikuasainya, selalu haus pengalaman dan pengetahuan, memandang orang lain menarik, oleh karena itu dia merupakan “pendengar yang baik”.
Bagaimana dengan Anda …? Apakah Anda termasuk kategori itu? Jika tidak, … sebaiknya Anda segera mulai dan tumbuhkan minat pada berbagai hal di mana pun Anda berada. Ini berlaku seumur hidup.
Pengetahuan Khusus:
Untuk bisa menjual produk Anda, Anda harus menjadi “ahli” mengenai produk yang akan Anda jual. Menjadi “ahli” berarti mempelajari tentang produk yang bersangkutan untuk memperoleh pengetahuan khusus agar Anda dapat memberi informasi yang benar dan nyata tentang produk itu kepada prospek Anda. Mengapa? Karena setiap produk memiliki karakteristik, cirinya masing-masing untuk diinformasikan kepada prospek Anda dengan cara Anda yang khusus pula. Singkatnya, produk Anda memiliki ciri khasnya masing-masing, tergantung pada Anda bagaimana mengetahui pikiran prospek Anda atas produk itu. Nah, pikiran mereka tentang produk itu disebut oleh David Ogilvy “a product’s inherent drama” (drama yang melekat pada produk).
Di samping kedua pengetahuan itu, umum dan khusus, Anda juga dituntut untuk memiliki “kunci” lainnya yang disebut “inside knowledge” (pengetahuan di dalam), yang dimaksukan adalah pengetahuan tentang keadaan, karakteristik, keinginan, kebutuhan di dalam target market (pasar sasaran) yang ingin Anda jangkau, yaitu sekelompok perorangan kepada siapa Anda akan menjual produk Anda.
Anda perlu menjadi ahli dalam hal “pikiran pasar sasaran Anda tentang produk Anda”. Anda perlu melibatkan diri dengan mereka, perlu mengetahui apa yang membuat pasar sasaran Anda mengeluarkan uang dari koceknya. Kalau Anda mengabaikan hal ini, maka … hhmmm … terlepaslah “ikan” dari kailnya. Titik.
Jadi … ingat, jangan sampai terlepas ikannya.
Salam,



