Browsing the blog archives for January, 2009.


PERLUNYA MEMBEDAKAN “COPYWRITING” DENGAN “COPYWRITING”

Business

Lho, bagaimana sih, keduanya kan sama? Betul, memang sama, tujuannya pun sama, yaitu meningkatkan penjualan, seperti yang saya ungkapkan dalam artikel terdahulu. Namun ada yang membedakannya, yaitu sasaran dan momentum pada waktu pelaksanaannya, yang disesuaikan dengan perilaku para calon pembeli dalam tahapan atau proses pembelian.
Proses pembelian sudah seringkali kita dengar dan kita kenal sebagai AIDA+L (Awareness, Interest, Decision, Action, plus Loyalty).

Logikanya begini:

  1. Mana mungkin orang menjadi pelanggan, – apalagi setia – (loyalty), kalau belum pernah menjadi pembeli (action);
  2. Orang tidak akan melakukan pembelian (action) kalau belum memutuskan (decision) untuk membeli ;
  3. Para calon pembeli tidak akan memutuskan (decision) untuk membeli , kalau tidak punya minat (interest), – sesuai kebutuhan -,  … dan
  4. Sudah dapat dipastikan, orang tidak akan punya minat (interest) kalau dia tidak sadar (awareness), – tidak tahu tentang adanya produk yang kita tawarkan.

Nah di sinilah copywriting berperan dalam masing-masing tahapan proses pembelian itu, dan agaknya dapat dimengerti kalau gaya dan caranya harus berbeda dari satu tahapan ke tahapan berikutnya dengan tujuan agar yang

Continue Reading »

10 Comments

TUJUAN COPYWRITING ADALAH “MENINGKATKAN PENJUALAN”

Business

Jika Anda membaca judul di atas, dapat dipastikan Anda akan berkomentar SERABA-SERBI BISNIS INTERNET“Ya iyyya, lah”. Kalau begitu, Anda sependapat dengan saya.

Banyak kita melihat dan mendengar iklan yang pada umumnya ditulis dengan kata-kata yang indah, disain yang artistik, iklan TV yang sangat  impressive sampai yang bombastis, dan secara tidak sadar kita menyukainya. Namun, pernahkah ada iklan seperti itu membawa kita membeli suatu produknya? Jika jawabannya “Ya”, berarti iklan itu berhasil menjual.

Iklan tidak dibuat/ditulis agar “disukai”, melainkan mempunyai tujuan akhir, yaitu meningkatkan penjualan dan keuntungan bagi pemasang iklannya.
Oleh karena itu Claude Hopkins mendefinisikan “copywriting” sebagai: “Salesmanship in Print” (Keahlian Menjual Dalam Bentuk Tercetak). Sementara Judith Charles mendefinisikan: “Copywriter” adalah “A Salesperson behind a Typewriter” (Seorang Penjual Di Belakang Mesin Tik).
Jadi, apa kira-kira persyaratan untuk menjadi seorang “Copywriter” yang

Continue Reading »

21 Comments

PENTINGNYA PENGARUH “COPY WRITING” TERHADAP “PENJUALAN”

Business

Jika Anda ingin berjualan secara online, jangan beranggapan bahwa berjualan melalui Internet adalah pekerjaan ringan.

Berbeda dengan berjualan retail offline pada umumnya, berjualan secara online (e-retailer) memiliki tuntutan dan tantangan tersendiri. Bahkan, tantangannya lebih sulit dibanding dengan melayani pelanggan offline, mengingat Anda menghadapi pelanggan di dunia “maya” – tidak berhadapan langsung dengan pelanggan. Namun kesulitan itu bukannya tidak dapat diatasi.

ForeSee, mengungkapkan hasil surveynya mengenai “online retail” yang menyatakan bahwa hanya Amazon dan Netflix yang merupakan online retailer terbaik dengan nilai di atas 80 (yang dinilai oleh American Consumer Satisfaction – University of Michigan, nilai 80 adalah Standar Kepuasan yang baik). Sementara yang lainnya, pada umumnya hanya berada di bawah nilai (score) 69.

Secara umum, berjualan atau berdagang, memerlukan beberapa ketentuan agar berhasil, antara lain:
1. Merchandize, yakni ketersediaan produknya, keragaman jenis produknya serta daya tarik produknya;

2. Functionality, yaitu fungsi dan keragaman fitur dari produk yang beragam pula, manfaatnya bagi pembeli serta kemudahan pemakaiannya atau peng-“operasi”-annya (user friendly);

3. Content, atau isinya – dalam hubungan dengan produk online, adalah isi situsnya yang menunjukkan kecermatan (accuracy), berkualitas (quality) serta mutakhir (up-to-date), mudah dicerna serta mengandung kebenaran.

4. Price,  harga produk yang ditawarkannya wajar  serta tingkat harganya bersaing dengan produk lain yang sejenis.

Nah, kepuasan pelanggan itulah, bukan hanya pelanggan online retail

Continue Reading »

5 Comments

BAGAIMANA BERINVESTASI DEMI JAMINAN MASA TUA

Investment

Siapa kiranya yang tidak membutuhkan JAMINAN MASA TUA?
Mereka yang menjawab pertanyaan di atas dengan: ”tidak”, berarti mereka sudah merasa terjamin Masa Tua-nya.
Dengan kata lain, tabungannya, investasinya atau asuransinya dapat diandalkan untuk menjamin hari tuanya.
Sebagian besar masyarakat Indonesia merasa ”belum perlu”, ”belum mampu” atau mungkin ”belum percaya” sepenuhnya pada efektivitas asuransi.

Pada dasarnya asuransi pun serupa dengan menabung untuk ”masa tua” atau ”masa tertentu” sebagai investasi untuk JAMINAN MASA TUA, namun pada umumnya masih merasa ”belum mampu”. Jangankan untuk ”menabung” baik dalam bentuk asuransi ataupun tabungan bank, untuk kebutuhan sehari-hari saja masih ”kekurangan”.
Untuk memenuhi kekurangan itulah sebagian besar masyarakat, bukan hanya di Indonesia, melainkan di negeri lain pun, terpaksa bekerja ”ekstra keras” untuk mendapat ”penghasilan tambahan”. Sedemikian keras mereka kerja, sehingga mereka tidak punya waktu tersisa untuk keluarga, untuk berlibur atau istirahat. Harapannya, penghasilan tambahan itu dapat ditabungnya untuk JAMINAN MASA TUA, minimal menjamin kebutuhan ”mendesak” pada saat tertentu. Saya yakin Anda juga begitu, kan?

Penghasilan tambahan tidak hanya diperoleh dari ”kerja lembur” atau ”kerja sampingan” yang menyita banyak waktu dan tenaga. Tapi, sekarang

Continue Reading »

No Comments

BAGAIMANA MENGAMANKAN KONDISI KEUANGAN DALAM KRISIS FINANSIAL GLOBAL

Finance

Krisis finansial global yang berawal dari krisis subprime mortgage yang mulai pada tahun 2007, di Amerika Serikat (AS) yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh institusi keuangan raksasa di Amerika, melainkan juga mempengaruhi kondisi ekonomi di negara lainnya, di Indonesia pun banyak investor yang tidak luput dari pengaruh itu.

Bagaimana hal itu bisa terjadi? … Justin Wood, direktur EIU (Economist Intelligence Unit) Asia Tenggara, menjelaskan dalam wawancaranya dengan Jakarta Post (Jakarta Post, Monday – Nov. 17, ’08), intinya kira-kira sbb.

Krisis keuangan di AS, sudah menyedot dollar dari negara lain, termasuk Indonesia, untuk kebutuhan penyelamatan. Sebagai akibatnya terjadi kelangkaan dollar di negara yang terimbas, selanjutnya mengakibatkan naiknya kurs dollar di negara yang bersangkutan (termasuk nilai rupiah Indonesia yang semakin terpuruk).

“Permintaan” terhadap komoditi export menurun, kegiatan export pun jadi lesu, berbagai perusahaan mengalami penurunan kegiatan produksi dan melakukan PHK. Bidang investasi (produksi fisik, seperti sepatu, textil dll) pun terpukul, dan para peminat investasi di bidang produksi “bersikap menunggu”, karena kesulitan mendapatkan dana besar sebagai akibat biaya bunga bank lebih tinggi.

Pada gilirannya, konsumsi swasta pun berkurang. Gelombang PHK “menghantui” bidang kerja kita.

Apa yang bisa kita lakukan sebelum PHK terjadi? Jawabannya antara lain investasi dalam saham, berbagai jenis Reksadana (Pendapatan Tetap, Pasar Uang, Terproteksi), ORI (Obligasi), deposito serta asuransi.
Dalam tulisan saya yang lalu, saya mengisyaratkan bisnis online sebagai salah satu cara investasi yang aman. Mengapa? Karena syaratnya ringan, – bahkan sangat ringan, inilah syaratnya :

SERBA-SERBI BISNIS INTERNET

1. Bisa Mengetik;
2. Bisa Mengakses Internet;
3. Bersedia bekerja 2 jam sehari, – di rumah atau di mana pun Anda suka -;
4. Tidak perlu modal besar, hanya perlu modal kecil, – bahkan sangat kecil.
5. Anda harus Tahu Caranya.

Untuk mengetahui caranya, Anda perlu memiliki pengetahuan bisnis online, salah satu di antaranya adalah paket informasi SMUO. – Apa itu SMUO? -. SMUO (Sistim Mesin Uang Otomatis) adalah sebuah panduan praktis dan teruji, yang diciptakan oleh Joko Susilo, ST. (Pencipta Bisnis Internet Terpopuler saat ini), tentang bagaimana cara menghasilkan uang dengan menjual informasi di internet.

Secara umum, jika Anda bermaksud memulai bisnis internet namun tidak tahu bagaimana memulainya

Continue Reading »

No Comments

BERBAGI PENGALAMAN BAGAIMANA SAYA MEMULAI BISNIS ONLINE

Business

JAMINAN MASA TUA merupakan hal yang sangat didambakan oleh setiap orang, termasuk Anda dan saya juga.
Banyak orang yang merasa secara finansial tidak terjamin masa tuanya, jangankan masa tua …, saat ini pun kebutuhan minimal saja tidak terjamin terpenuhi. Sedikitrnya itulah yang saya alami.SERBA-SERBI BISNIS INTERNET
Berbagai cara pun harus ditempuh untuk memenuhinya …, namun timbul pertanyaan di benak tiap orang: Sampai kaaaapan saya ini harus bekerja banting tulang tanpa hasil mencukupi? Di hari tua nanti …, haruskah saya bekerja setiap hari, seminggu lima hari, sebulan 25 hari, sementara jasmani semakin termakan usia? … Beban biaya hidup semakin tinggi, sementara  kita harus

Continue Reading »

Comments Off